Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Telur Rebus Vs Telur Dadar, Mana yang Lebih Sehat di Antara Keduanya?

Siti Nur Qasanah • Kamis, 26 Desember 2024 | 19:56 WIB
Telur dadar dan telur rebus, mana yang lebih sehat?
Telur dadar dan telur rebus, mana yang lebih sehat?

JawaPos.com - Telur dikenal sebagai makanan serbaguna yang kaya akan nutrisi. Salah satu cara populer untuk mengolah telur adalah dengan merebus atau membuat telur dadar. Namun, mana yang lebih sehat di antara keduanya?

Kanikka Malhotra, seorang konsultan ahli gizi dan diabetes educator, memberikan penjelasan mengenai profil nutrisi, manfaat kesehatan, perbedaan serta siapa saja yang mungkin mendapat manfaat dari atau perlu menghindari telur rebus dan telur dadar.

Profil Nutrisi

Telur rebus adalah pilihan sederhana tetapi kaya gizi. Dalam satu butir telur rebus besar, terdapat sekitar 78 kalori, 6,3 gram protein berkualitas tinggi, dan 5,3 gram lemak, dengan kandungan karbohidrat yang sangat minimal. Telur ini juga kaya akan vitamin B12, D, A, serta mineral seperti zat besi dan seng.

Proses perebusan telur menjaga nutrisi alaminya tanpa tambahan lemak atau kalori, sehingga menjadi pilihan rendah kalori yang padat gizi.

Hal tersebut menjadikan telur rebus cocok untuk mereka yang menjalankan diet rendah kalori, manajemen berat badan, atau memiliki masalah pencernaan.

Dengan kandungan proteinnya yang tinggi, telur rebus juga mendukung perbaikan dan pertumbuhan otot serta menyediakan nutrisi penting untuk kesehatan tulang dan fungsi otak.

Di sisi lain, telur dadar atau omelet menawarkan fleksibilitas nutrisi yang bergantung pada bahan tambahannya.

Omelet biasa yang hanya terdiri dari telur memiliki kandungan protein dan kalori yang setara dengan telur rebus. Namun, menambahkan sayuran pada omelet dapat meningkatkan kandungan serat, vitamin seperti vitamin C, dan mineral seperti zat besi. Sebaliknya, bahan seperti keju atau minyak yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah kalori dan lemak tidak sehat.

Omelet menjadi pilihan yang lebih mengenyangkan ketika diisi dengan sayuran kaya serat, menjadikannya sajian yang lebih seimbang dan beragam.

Perbedaan

Perbedaan utama antara keduanya terletak pada metode penyiapan dan dampaknya terhadap kalori. Telur rebus mempertahankan nutrisi tanpa tambahan lemak, sedangkan telur dadar sering kali memerlukan penggunaan minyak atau mentega. Dalam hal variasi nutrisi, telur dadar lebih unggul karena dapat disesuaikan dengan berbagai bahan tambahan.

Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada yang lebih baik secara mutlak antara telur rebus dan telur dadar; pilihan tergantung pada tujuan dan preferensi diet masing-masing individu.

Telur rebus adalah pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan makanan rendah kalori, tinggi protein, dan sederhana dalam persiapan. Sementara itu, telur dadar cocok untuk mereka yang mencari sajian lebih mengenyangkan dengan tambahan serat, vitamin, dan mineral melalui bahan tambahan seperti sayuran.

Namun, ada beberapa kondisi di mana konsumsi kedua jenis telur ini perlu diperhatikan.

Telur rebus sebaiknya dihindari oleh mereka yang alergi telur atau memiliki kondisi medis yang memerlukan pemantauan kolesterol ketat.

Sedangkan telur dadar, terutama yang menggunakan banyak keju, daging olahan, atau minyak berlebih, sebaiknya dihindari oleh mereka yang sedang membatasi asupan kalori dan lemak.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#nutrisi #telur dadar #diet #telur rebus #merebus