Pemkab Cirebon Kaji Pemanfaatan Limbah Kerang Jadi Paving Block

A
Penulis: Antara❯
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budilan (kanan). (Fathnur Rohman/Antara)
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budilan (kanan). (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon mengkaji pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau menjadi bahan paving block hingga pakan ternak. Hal itu sebagai upaya mengatasi penumpukan limbah tersebut di wilayah pesisir.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mengatakan, kajian tersebut sudah dibahas dalam rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait. Rapat tersebut difokuskan pada penanganan penumpukan limbah cangkang kerang hijau di Desa Grogol dan Desa Mertasinga, yang selama ini menimbulkan persoalan lingkungan dan sosial bagi masyarakat.

”Sudah ada pemetaan sehingga pemerintah daerah bisa meminimalisasi atau menyelesaikan limbah kerang hijau ini,” kata Agus Kurniawan Budiman dilansir dari Antara.

Dia menyebutkan secara geografis Kabupaten Cirebon memiliki wilayah pesisir, dengan tujuh tempat pelelangan ikan (TPI) yang tersebar di delapan kecamatan dan mencakup 36 desa. Kondisi tersebut membuat produksi kerang hijau cukup tinggi, namun di sisi lain memicu peningkatan limbah cangkang yang belum tertangani optimal.

Untuk langkah jangka pendek, kata dia, pemerintah daerah mempertimbangkan pengangkutan limbah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Yakni Gunung Santri dan Kubangdeleg.

Selain itu, dia menyebutkan, limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai material uruk melalui proses penggilingan untuk pemadatan jalan maupun tambak kosong.

”Penangan jangka pendeknya, limbah ini bisa digilas dan digunakan untuk pemadatan jalan atau tambak kosong yang mau diuruk,” terang Agus Kurniawan Budiman.

Dalam jangka panjang, kata dia, limbah kerang dengan struktur kuat berpotensi diolah menjadi bahan baku alternatif seperti paving block. Pemanfaatan lain yang turut dikaji meliputi kerajinan serta campuran pakan ternak dengan komposisi terbatas, karena bahan tersebut mengandung kalsium.

”Bisa juga untuk pakan ternak, tetapi persentasenya sekitar lima persen karena hanya untuk menguatkan cangkang telur,” ujar Agus Kurniawan Budiman.


Artikel Terkait

DLH Cirebon Fokuskan Pengolahan Limbah Kerang Hijau untuk Pertanian

DLH Cirebon Fokuskan Pengolahan Limbah Kerang Hijau untuk Pertanian

DLH Kabupaten Cirebon memfokuskan program pengelolaan limbah cangkang kerang hijau menjadi bahan pendukung sektor pertanian untuk mengurangi pencemaran lingkungan di kawasan pesisir

KPU Cirebon Mutakhirkan Data Pekerja Migran dalam PDPB 2026

KPU Cirebon Mutakhirkan Data Pekerja Migran dalam PDPB 2026

KPU Kabupaten Cirebon memutakhirkan data pekerja migran dalam program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan ketiga 2026

Mendikdasmen Sebut Revitalisasi SD di Cirebon Benahi Fasilitas Belajar

Mendikdasmen Sebut Revitalisasi SD di Cirebon Benahi Fasilitas Belajar

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebutkan program revitalisasi SD di Kabupaten Cirebon diarahkan untuk membenahi fasilitas belajar agar lebih representatif

Berita Terkini

Populer