Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Disbudpar Cirebon Masifkan Promosi Gali Potensi 90 Desa Wisata

Rabu, 29 Apr 2026 | 00:19 WIB
Kawasan sentra batik Trusmi Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kawasan sentra batik Trusmi Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon memasifkan kegiatan promosi untuk mengangkat potensi serta keunikan 90 desa wisata yang telah ditetapkan. Hal tersebut agar menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno mengatakan, promosi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkenalkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa. Mulai dari budaya, kuliner, kerajinan hingga wisata alam.

”Desa wisata harus mampu menonjolkan identitas khasnya agar memiliki daya tarik, yang berbeda dibandingkan destinasi lain di daerah maupun tingkat nasional,” kata Fajar Sutrisno dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan penguatan promosi dilakukan seiring dengan upaya pemerintah daerah, dalam memperluas sebaran kunjungan wisatawan. Agar tidak hanya terpusat pada objek wisata utama.

Dengan semakin dikenalnya desa wisata, menurut dia, masyarakat desa juga akan merasakan dampak ekonomi melalui tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pendukung pariwisata lainnya.

Dia menyebutkan promosi dilakukan melalui sarana media sosial serta kanal publikasi lainnya, agar masyarakat luar daerah mengetahui keberadaan puluhan desa wisata di Cirebon. Selain promosi, Disbudpar sedang mengajukan sejumlah desa baru pada 2026 agar mendapatkan status desa wisata dan memperluas jaringan destinasi wisata berbasis masyarakat.

”Pada 2026, kami akan ajukan lagi beberapa desa sebagai desa wisata,” ujar Fajar Sutrisno.

Fajar menuturkan seluruh desa wisata yang telah ditetapkan juga sedang dievaluasi untuk melihat perkembangan dan menentukan desa yang layak menjadi prioritas pengembangan.

”Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui desa yang berkembang, stagnan, maupun desa dengan potensi besar yang dapat didorong menjadi destinasi unggulan,” urai Fajar Sutrisno.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

KAI Daop 3 Cirebon Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan Kereta Api

KAI Daop 3 Cirebon Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan Kereta Api

PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api (KA) akibat insiden di Stasiun Bekasi Timur

Legislator Jabar Dorong Penguatan Regenerasi Petani di Cirebon

Legislator Jabar Dorong Penguatan Regenerasi Petani di Cirebon

Anggota DPRD Jawa Barat dorong penguatan regenerasi petani di Cirebon guna menjaga ketahanan pangan daerah di tengah minimnya minat generasi muda yang terjun ke sektor pertanian

OJK Cirebon minta IJK di Ciayumajakuning dukung Sensus Ekonomi 2026

OJK Cirebon minta IJK di Ciayumajakuning dukung Sensus Ekonomi 2026

OJK Cirebon minta pelaku industri jasa keuangan (IJK) di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia