Disbudpar Cirebon Masifkan Promosi Gali Potensi 90 Desa Wisata

JawaPos.com–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon memasifkan kegiatan promosi untuk mengangkat potensi serta keunikan 90 desa wisata yang telah ditetapkan. Hal tersebut agar menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno mengatakan, promosi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkenalkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa. Mulai dari budaya, kuliner, kerajinan hingga wisata alam.
”Desa wisata harus mampu menonjolkan identitas khasnya agar memiliki daya tarik, yang berbeda dibandingkan destinasi lain di daerah maupun tingkat nasional,” kata Fajar Sutrisno dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan penguatan promosi dilakukan seiring dengan upaya pemerintah daerah, dalam memperluas sebaran kunjungan wisatawan. Agar tidak hanya terpusat pada objek wisata utama.
Dengan semakin dikenalnya desa wisata, menurut dia, masyarakat desa juga akan merasakan dampak ekonomi melalui tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pendukung pariwisata lainnya.
Dia menyebutkan promosi dilakukan melalui sarana media sosial serta kanal publikasi lainnya, agar masyarakat luar daerah mengetahui keberadaan puluhan desa wisata di Cirebon. Selain promosi, Disbudpar sedang mengajukan sejumlah desa baru pada 2026 agar mendapatkan status desa wisata dan memperluas jaringan destinasi wisata berbasis masyarakat.
”Pada 2026, kami akan ajukan lagi beberapa desa sebagai desa wisata,” ujar Fajar Sutrisno.
Fajar menuturkan seluruh desa wisata yang telah ditetapkan juga sedang dievaluasi untuk melihat perkembangan dan menentukan desa yang layak menjadi prioritas pengembangan.
”Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui desa yang berkembang, stagnan, maupun desa dengan potensi besar yang dapat didorong menjadi destinasi unggulan,” urai Fajar Sutrisno.






