Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

OJK Cirebon minta IJK di Ciayumajakuning dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 28 Apr 2026 | 23:43 WIB
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib. (Fathnur Rohman/Antara)
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon meminta pelaku industri jasa keuangan (IJK) di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan berpartisipasi aktif dalam pendataan.

”Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menjembatani koordinasi antara BPS (Badan Pusat Statistik) dan IJK di wilayah Ciayumajakuning,” kata Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib dilansir dari Antara.

Dia mengatakan OJK telah memfasilitasi pertemuan antara Badan Pusat Statistik dan pelaku IJK, untuk memastikan kesiapan menghadapi sensus. Kegiatan itu akan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

Menurut dia, partisipasi aktif pelaku IJK dalam memberikan data yang akurat menjadi kunci untuk menghasilkan gambaran ekonomi yang komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan nasional.

”Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Jumat (24/4) kemarin, diikuti perwakilan IJK di Ciayumajakuning,” terang Agus Muntholib.

Dia menyampaikan peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor. Antara lain perbankan, perusahaan pembiayaan, lembaga keuangan mikro, pergadaian, perusahaan fintech, serta pelaku industri jasa keuangan lainnya.

Melalui forum tersebut, pihaknya memfasilitasi BPS untuk menyampaikan secara langsung informasi teknis terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada para pelaku usaha jasa keuangan. Selain itu, OJK mendorong kesiapan dan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya keterlibatan dalam proses pendataan.

Agus menuturkan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun oleh BPS, untuk mendata seluruh pelaku usaha non-pertanian di Indonesia.

”Pendataan mencakup berbagai aspek, mulai dari struktur ekonomi, karakteristik usaha, kondisi permodalan dan investasi, hingga daya saing usaha,” terang Agus Muntholib.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

OJK Cirebon: Program Desa EKI di Situ Cipanten Masuk Tahap Inkubasi

OJK Cirebon: Program Desa EKI di Situ Cipanten Masuk Tahap Inkubasi

Kantor OJK Cirebon menyebutkan program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) di kawasan wisata Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, telah memasuki tahap inkubasi

OJK Sasar KNMP di Cirebon untuk Program Literasi Keuangan

OJK Sasar KNMP di Cirebon untuk Program Literasi Keuangan

Kantor OJK Cirebon menyasar Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, sebagai lokasi penguatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir

OJK Cirebon Buka Layanan Pengaduan Investasi Ilegal saat Ramadhan

OJK Cirebon Buka Layanan Pengaduan Investasi Ilegal saat Ramadhan

Kantor OJK Cirebon membuka layanan pengaduan dan konsultasi selama Ramadhan, mengantisipasi maraknya penipuan berkedok investasi ilegal

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia