16 Tradisi Unik di Berbagai Belahan Dunia saat Perayaan May Day atau Hari Buruh 1 Mei

JawaPos.com - Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei merupakan momen global untuk menghormati perjuangan kaum buruh.
Namun, di balik makna sejarahnya, May Day juga menjadi panggung bagi kekayaan budaya lokal.
Mengutip laman Tandem, Torch, dan Culturallyours, bentuk perayaannya sangat beragam di berbagai belahan dunia; ada yang menggelar festival meriah hingga menjalankan tradisi turun-temurun yang jauh dari kesan kaku atau sekadar demonstrasi di jalanan.
Baca Juga: 5 Manfaat Minum Jus Tomat Setiap Pagi untuk Kesehatan Tubuh, Ampuh Cegah Penyakit Kronis!
1. Skotlandia dan Irlandia: Festival Api Penyambut Musim Panas
Suku Celtic kuno meyakini bahwa matahari ditahan selama musim dingin, sehingga mereka menyalakan api unggun besar untuk menyambutnya kembali.
Festival ini dikenal sebagai Beltane, yang dalam bahasa Celtic berarti "hari api," dan dirayakan sebagai peralihan dari musim dingin ke musim panas.
Di Edinburgh, api unggun besar dinyalakan di atas bukit, sementara ada kepercayaan bahwa perempuan yang membasuh wajah dengan embun pagi di Arthur's Seat akan awet muda.
2. Jerman dan Skandinavia: Malam Penyihir dan Pesta Meriah
Malam sebelum tanggal 1 Mei dikenal sebagai Walpurgisnacht atau Hexennacht, yang dipercaya sebagai waktu para penyihir berkumpul merayakan pergantian musim.
Untuk mengusir para penyihir, warga setempat membuat keributan sebesar mungkin dan menyalakan api unggun besar di sekitar permukiman mereka.






