Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Distan Cirebon Gencarkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Jumat, 1 Mei 2026 | 19:30 WIB
Hewan kurban di salah satu peternakan di Cirebon. (Pemkab Cirebon/Antara)
Hewan kurban di salah satu peternakan di Cirebon. (Pemkab Cirebon/Antara)

 

JawaPos.com–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Hal itu dilakukan guna memastikan kelayakan daging yang dikonsumsi masyarakat.

”Pemeriksaan dilakukan guna memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar, aman, sehat, utuh, dan halal,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Cirebon Denny Nugraha dilansir dari Antara, Jumat (1/5).

Dia mengatakan, langkah tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan pemeriksaan antemortem dan postmortem di berbagai titik peternakan maupun lapak penjualan hewan. Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, sedangkan postmortem dilaksanakan setelah penyembelihan guna menjamin daging layak konsumsi.

Denny Nugraha menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan petugas dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Termasuk Kaliwedi, Tengah Tani, dan Ciledug.

Denny menyebutkan, ciri hewan kurban yang sehat antara lain memiliki nafsu makan tinggi, gerak aktif, mata tidak berair, serta kondisi tubuh bersih dan tidak kurus. Hewan yang telah lolos pemeriksaan akan diberikan Sertifikat Kelayakan Kesehatan Hewan Kurban (SKKHK).

Sertifikasi tersebut penting mengingat tingginya lalu lintas hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Cirebon dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain itu, kata dia, Kabupaten Cirebon pun menjadi daerah pengirim hewan kurban ke wilayah lain sehingga pengawasan kesehatan hewan perlu diperketat.

Atas dasar tersebut, pihaknya melakukan langkah pencegahan penyakit melalui vaksinasi serta pengobatan bagi hewan yang terindikasi kurang sehat sebelum dinyatakan layak.

”Jika ada hewan yang tidak sehat, kami lakukan pengobatan sampai dinyatakan sembuh dan layak, baru diberikan sertifikat,” ujar Denny Nugraha.

Hingga saat ini, Distan mencatat sekitar 500 hewan kurban telah diperiksa, dengan target awal 5.000 hewan menjelang hari raya. Namun, Denny Nugraha mengatakan, berdasar pengalaman tahun sebelumnya, jumlah yang diperiksa dapat mencapai hingga 16.000 hewan kurban seiring meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Idul Adha.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Disperdagin Cirebon Optimistis Ekspor Produk Rotan Menguat pada 2026

Disperdagin Cirebon Optimistis Ekspor Produk Rotan Menguat pada 2026

Disperdagin Kabupaten Cirebon optimistis kinerja ekspor produk berbahan rotan bisa menguat pada 2026 seiring dengan capaian positif dalam beberapa tahun terakhir

PT KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Lokomotif Gunakan Biosolar Jenis B40

PT KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Lokomotif Gunakan Biosolar Jenis B40

PT KAI Daop 3 Cirebon memastikan seluruh lokomotif dan genset operasional telah menggunakan bahan bakar biosolar jenis B40

Polisi Sita 53.124 Butir Obat Keras Ilegal dari Bandar di Cirebon

Polisi Sita 53.124 Butir Obat Keras Ilegal dari Bandar di Cirebon

Polres Cirebon Kota menyita sekitar 53.124 butir obat keras ilegal dari seorang bandar yang ditangkap di wilayah Kota Cirebon pada Kamis (30/4) dini hari

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia