JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan mempercepat penanganan ruas jalan Cidahu-Luragung. Terutama pada segmen dengan tingkat kerusakan berat pada wilayah pelosok.
”Adapun untuk panjang ruas jalan tersebut sekitar 10,3 kilometer,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan I Putu Bagiasna dilansir dari Antara di Kuningan.
Dia menjelaskan kerusakan jalan itu telah terjadi sejak lama, salah satunya dipicu tingginya aktivitas kendaraan berat dari operasional galian C yang melintasi jalur tersebut. Untuk segmen Cidahu, khususnya dari Blok Getrak hingga Gunung Karung, perbaikan telah diselesaikan melalui program Inpres Jalan Daerah.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan Kantong Ramah Lingkungan di Pasar
Secara umum, kata Bagiasna, kondisi jalan pada segmen tersebut sudah baik dan tidak terdapat kerusakan signifikan.
”Secara umum kondisi jalan pada segmen tersebut sudah baik dan tidak terdapat kerusakan signifikan,” ujar I Putu Bagiasna.
Namun demikian, dia menyebutkan masih terdapat kerusakan ringan yang menjadi tanggung jawab rekanan karena masa pemeliharaan masih berlangsung.
Baca Juga: DLH Cirebon Optimalkan 64 Armada untuk Tangani Persoalan Sampah
”Kerusakan ringan tersebut menjadi tanggung jawab rekanan karena masa pemeliharaan berlangsung hingga Juli 2026,” ungkap I Putu Bagiasna.
Sementara itu, lanjut dia, segmen Gunung Karung hingga Luragung sepanjang sekitar lima kilometer masih mengalami kerusakan cukup berat. Pemkab Kuningan pun telah merencanakan penanganan segmen tersebut, melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun ini.
”Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar telah menginstruksikan kepada kami untuk percepatan penanganan ruas tersebut,” terang I Putu Bagiasna.
Dia memastikan saat ini, tahapan pelelangan masih dalam proses evaluasi oleh pemerintah daerah dan ditargetkan rampung pada April 2026.
”Proses tersebut memasuki tahap penandatanganan kontrak atau surat perintah kerja (SPK), sehingga pekerjaan dapat segera dimulai,” ucap I Putu Bagiasna.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah