JawaPos.com–Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengamankan 24 pelajar yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka terjaring patroli petugas polisi di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa (10/2) dini hari.
Kepala Satreskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa mengatakan, patroli tersebut dilakukan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kelompok pelajar yang diduga berafiliasi dengan geng motor dan berencana melakukan bentrokan.
”Kami mendapatkan informasi adanya beberapa kelompok pelajar, yang diduga berafiliasi dengan kegiatan geng motor dan akan melakukan tawuran,” kata I Putu Ika Prabawa seperti dilansir dari Antara.
Dia menyampaikan, dari informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penelusuran dan patroli di sejumlah titik yang dilaporkan menjadi lokasi pergerakan kelompok tersebut. Dari hasil pengumpulan bahan keterangan, para pelajar tersebut diketahui sempat berkumpul di wilayah Plumbon sebelum bergerak secara berkonvoi.
”Saat patroli polsek melintas, kelompok ini langsung dibubarkan. Setelah itu sebagian bergerak ke arah wilayah Klangenan,” ujar I Putu Ika Prabawa.
Menurut dia, jumlah rombongan pelajar diperkirakan mencapai sekitar 50 orang sehingga menimbulkan keresahan warga di sejumlah desa yang dilintasi. Warga setempat kemudian ikut melakukan pembubaran dan mengamankan sebagian pelajar untuk mencegah terjadinya bentrokan.
”Beberapa orang dari kelompok pelajar ini diamankan warga dan dilaporkan ke polisi,” tutur I Putu Ika Prabawa.
Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan sejumlah pelajar membawa alat pemukul dan senjata tajam saat konvoi berlangsung. Pihaknya menegaskan aksi tawuran belum sempat terjadi karena lebih dulu dicegah aparat dan masyarakat.
Terkait video beredar yang memperlihatkan pelajar mengalami luka-luka, lanjut dia, saat ini masih dilakukan pendalaman oleh kepolisian untuk memastikan penyebabnya. ”Untuk sementara 24 pelajar yang diamankan, dan sekarang menjalani pemeriksaan lanjutan,” ucap I Putu Ika Prabawa.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah