Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Diskominfo Kuningan Tuntaskan Blankspot di 48 Desa

Antara • Senin, 13 April 2026 | 22:43 WIB
Ilustrasi pedesaan di Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Ilustrasi pedesaan di Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan menuntaskan pemerataan jaringan telekomunikasi di 48 desa sebagai bagian dari komitmen menghadirkan konektivitas digital inklusif. Sebelumnya desa-desa tersebut berstatus blankspot.

Kepala Bidang Infrastruktur TIK Diskominfo Kabupaten Kuningan Heri Juheri mengatakan, sejak 2018 terdapat 48 desa yang tidak terjangkau sinyal seluler. Sehingga hal itu menghambat akses komunikasi dan layanan dasar masyarakat.

”Sebanyak 48 desa tersebut awalnya benar-benar blankspot atau tidak memiliki sinyal sama sekali. Padahal akses komunikasi dan internet saat ini menjadi kebutuhan dasar,” ujar Heri Juheri dilansir dari Antara.

Baca Juga: Disdukcapil Sebut Realisasi IKD di Kota Cirebon Lampaui Target

Dia mengatakan saat ini telah dilaksanakan pemasangan perangkat sektoral makro di Desa Gunung Aci dan Desa Situ Gede, Kecamatan Subang, Kuningan, yang menjadi tahap akhir program penghapusan blankspot di daerah itu.

Heri menjelaskan, penuntasan blankspot tersebut merupakan hasil proses bertahap yang melibatkan pendataan wilayah, koordinasi dengan penyedia layanan, serta pembangunan infrastruktur telekomunikasi sejak beberapa tahun terakhir.

Diskominfo, lanjut dia, juga mendorong penataan jaringan dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemerataan akses digital di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.

Baca Juga: Disbudpar Cirebon Evaluasi Pembongkaran Jembatan Kereta Zaman Belanda

”Monitoring dilakukan bersama pihak Telkomsel wilayah Cirebon guna memastikan perangkat yang telah dipasang berfungsi optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Heri Juheri.

Dia menambahkan, saat ini, jaringan sudah mulai dimanfaatkan masyarakat, meskipun masih dalam tahap pengembangan menuju layanan yang lebih stabil dan optimal.

”Perangkat jaringan yang terpasang saat ini masih bersifat sementara sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen seperti menara. Namun layanan komunikasi sudah dapat dirasakan masyarakat,” terang Heri Juheri.

Dia menegaskan program tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui kolaborasi antara Diskominfo, pemerintah desa, dan penyedia layanan.

Heri memastikan Desa Gunung Aci menjadi wilayah terakhir yang dituntaskan dalam kategori blankspot. Sehingga seluruh desa di Kabupaten Kuningan kini telah terlayani jaringan komunikasi.

”Walau begitu, masih terdapat sekitar 15 desa dengan sinyal lemah yang menjadi fokus peningkatan kualitas jaringan ke depan,” ucap Heri Juheri.

Baca Juga: Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#telekomunikasi #kabupaten kuningan #diskominfo