Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemkot Cirebon Libatkan Lintas Sektor Guna Tekan Stunting

Kamis, 9 Apr 2026 | 18:19 WIB
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. (Pemkot Cirebon/Antara)
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. (Pemkot Cirebon/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon melibatkan berbagai pihak lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting pada 2026. Hal itu dilakukan melalui penguatan kolaborasi dan intervensi terintegrasi.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan penanganan stunting yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga masyarakat menjadi kunci dalam menekan prevalensi stunting secara berkelanjutan.

”Banyak sekali pencerahan yang kami dapatkan saat mengikuti forum di tingkat Jawa Barat, Selasa (7/4) kemarin, terutama terkait strategi pencegahan dan penanganan stunting yang lebih efektif,” ujar Siti Farida Rosmawati dilansir dari Antara.

Menurut dia, forum koordinasi yang diikutinya itu menjadi sarana untuk menyamakan langkah dan memperkuat komitmen di setiap pemangku kepentingan, baik di tingkat kota maupun provinsi. Capaian Kota Cirebon yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Dia menyebutkan angka stunting di Kota Cirebon kini turun menjadi 14,9 persen dari sebelumnya 19,9 persen. ”Penurunan angka stunting ini melibatkan seluruh pihak karena hal ini merupakan hasil kerja bersama,” ungkap Siti Farida Rosmawati.

Meski demikian, dia menekankan upaya penurunan stunting harus terus diperkuat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dia mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran kesehatan, pola asuh anak, serta pemenuhan gizi keluarga guna mencegah stunting sejak dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Siti Maria Listiyawati mengatakan, forum di tingkat Jawa Barat tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus persiapan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

”Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan evaluasi capaian penurunan stunting dan menyusun langkah strategis, menghadapi pelaksanaan SSGI dalam waktu dekat,” papar Siti Maria Listiyawati.

Dia menambahkan tren penurunan stunting di Kota Cirebon menunjukkan perkembangan positif dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja. ”Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” ucap Siti Maria Listiyawati.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Wali Kota Cirebon Sebut Layanan Adminduk Bisa Diproses Satu Jam

Wali Kota Cirebon Sebut Layanan Adminduk Bisa Diproses Satu Jam

Wali Kota Effendi Edo menyebutkan layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Cirebon dapat diproses dalam waktu sekitar satu jam melalui program Setara atau Sejam Tanpa Terasa

Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan Kantong Ramah Lingkungan di Pasar

Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan Kantong Ramah Lingkungan di Pasar

DKUKMPP Kota Cirebon gencarkan kampanye penggunaan kantong ramah lingkungan di pasar tradisional di tengah kenaikan harga plastik di daerah tersebut

DLH Cirebon Optimalkan 64 Armada untuk Tangani Persoalan Sampah

DLH Cirebon Optimalkan 64 Armada untuk Tangani Persoalan Sampah

DLH Kabupaten Cirebon mengoptimalkan 64 armada untuk menangani persoalan sampah terutama saat terjadi lonjakan volume sampah pasca Lebaran

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia