Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Disbudpar Cirebon Evaluasi Pembongkaran Jembatan Kereta Zaman Belanda

Kamis, 9 Apr 2026 | 18:26 WIB
Kondisi bekas jembatan kereta peninggalan Belanda di Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi bekas jembatan kereta peninggalan Belanda di Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon melakukan evaluasi ulang terhadap pembongkaran bekas jembatan kereta api peninggalan zaman Belanda di Sungai Sukalila. Hal itu menyusul respons luas dari masyarakat dan pemerhati budaya.

Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengatakan, pihaknya menindaklanjuti berbagai masukan yang berkembang, baik di media massa maupun media sosial.

”Banyak masukan dari pemerhati budaya dan masyarakat, sehingga kami mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan untuk membahas persoalan ini,” kata Agus Sukmanjaya dilansir dari Antara.

Dia menyebutkan pertemuan tersebut melibatkan dinas teknis seperti Dinas PUTR dan Dinas Perhubungan, PT KAI Daop 3 Cirebon, Tim Ahli Cagar Budaya, serta elemen masyarakat setempat. Forum tersebut bertujuan mengumpulkan bahan dan informasi sebagai dasar evaluasi yang akan disampaikan kepada pimpinan daerah.

Disbudpar juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul usai pembongkaran jembatan dan rel tersebut. Juga mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya di Kota Cirebon.

Agus menuturkan, hasil pertemuan awal merekomendasikan pembahasan lanjutan secara formal bersama DPRD Kota Cirebon dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. ”Pembahasan berikutnya akan dilakukan melalui rapat dengan DPRD, termasuk menghadirkan wali kota dan jajaran terkait,” ujar Agus Sukmanjaya.

Selain itu, dia menyampaikan terdapat masukan untuk mempercepat inventarisasi objek yang diduga sebagai cagar budaya guna mencegah hilangnya aset bersejarah di kemudian hari. Disbudpar menyiapkan skema edukasi dengan menampilkan informasi sejarah jembatan melalui papan informasi di kawasan Sungai Sukalila.

”Melalui displai berupa foto dan narasi, masyarakat tetap dapat mengetahui nilai historis jembatan tersebut,” ungkap Agus Sukmanjaya.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Sigit Winarto menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi. Dia menjelaskan pembongkaran dilakukan atas permintaan Pemerintah Kota Cirebon dalam rangka penataan Sungai Sukalila untuk mengurangi potensi banjir akibat hambatan aliran air.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Wali Kota Cirebon Sebut Layanan Adminduk Bisa Diproses Satu Jam

Wali Kota Cirebon Sebut Layanan Adminduk Bisa Diproses Satu Jam

Wali Kota Effendi Edo menyebutkan layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Cirebon dapat diproses dalam waktu sekitar satu jam melalui program Setara atau Sejam Tanpa Terasa

Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan Kantong Ramah Lingkungan di Pasar

Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan Kantong Ramah Lingkungan di Pasar

DKUKMPP Kota Cirebon gencarkan kampanye penggunaan kantong ramah lingkungan di pasar tradisional di tengah kenaikan harga plastik di daerah tersebut

DLH Cirebon Optimalkan 64 Armada untuk Tangani Persoalan Sampah

DLH Cirebon Optimalkan 64 Armada untuk Tangani Persoalan Sampah

DLH Kabupaten Cirebon mengoptimalkan 64 armada untuk menangani persoalan sampah terutama saat terjadi lonjakan volume sampah pasca Lebaran

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia