7 Tanda Pasangan Melakukan Silent Treatment, Hati-Hati Bisa Merusak Pernikahan!

JawaPos.com - Membangun pernikahan yang kokoh memerlukan dialog yang terbuka. Sayangnya, hambatan komunikasi sering kali muncul dalam bentuk silent treatment, di mana seseorang menggunakan keheningan sebagai senjata untuk menunjukkan ketidaksetujuan.
Fenomena ini berbeda dengan sekadar butuh waktu sendiri, ini adalah bentuk penolakan untuk berkomunikasi secara sehat. Melansir dari English Jagran, memahami ciri-ciri silent treatment adalah langkah awal yang krusial untuk memperbaiki konflik dan mencegah asumsi yang merusak hubungan suami-istri.
Berikut adalah 7 tanda pasangan sedang melakukan silent treatment:
1. Diam Seketika Setelah Terjadi Perselisihan
Setiap kali pertengkaran berakhir, pasangan Anda memilih diam daripada mengakui atau meminta maaf.
Bahkan tidak berbicara dengan Anda selama berjam-jam atau berhari-hari setelahnya.
Ini bukan memberi Anda ruang sebaliknya, perilaku seperti ini menghukum korban dan menguras energi Anda.
2. Kurangnya Kontak Mata
Pasangan menghindari kontak mata saat berbicara dengan Anda.
Ia lebih memilih ponsel dan pekerjaan rumah tangga, menciptakan tembok psikologis meskipun Anda tinggal bersama.






