JawaPos.com–Untuk kalian yang gemar masakan pedas, kali ini kita akan bahas resep ayam pedas khas Banyuwangi. Makanan yang satu ini punya cita rasa unik karena ayamnya dipanggang terlebih dahulu hingga beraroma smokey. Disantap dengan nasi hangat, lalap timun, dan daun kemangi, dijamin bakal bikin kalian ketagihan!
Dilansir dari kanal Ika Mardatillah, berikut adalah resep lengkap ayam pedas khas Banyuwangi yang bisa kalian coba di rumah.
Bahan-bahan
Baca Juga: Gak Cuma Enak, Tapi Juga Penuh Gizi! Resep Sandwich Tomat Mozarella yang Gampang Dibuat di Rumah
2 ekor ayam kampung, potong sesuai selera
20 siung bawang merah
18 siung bawang putih
2 ruas jahe
13 butir kemiri
3 buah cabai merah besar
30 buah cabai rawit merah
3 batang serai, geprek
2 ruas lengkuas, geprek
5 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
2 liter santan encer
1 liter santan kental
Tahu (sebagai pelengkap)
Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
Cabai rawit utuh (opsional)
Langkah-langkah
Panggang potongan ayam kampung di atas arang hingga matang dan sedikit gosong agar beraroma smokey. Goreng tahu hingga berkulit sebagai tambahan pelengkap, angkat dan tiriskan.
Sangrai kemiri dan jahe hingga beraroma, lalu sisihkan. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan jahe hingga setengah matang. Tiriskan.
Goreng cabai merah dan cabai rawit hingga setengah layu, tiriskan. Ulek semua bumbu yang sudah digoreng tadi hingga halus. Tambahkan garam dan gula agar lebih mudah diulek.
Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, daun jeruk, dan daun salam hingga matang dan harum. Siapkan panci, tuang santan encer, masukkan bumbu yang sudah ditumis, dan aduk rata.
Tambahkan garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya. Aduk hingga santan mendidih. Masukkan ayam panggang ke dalam panci, aduk agar bumbu meresap. Tambahkan cabai rawit utuh jika suka. Masukkan santan kental, aduk perlahan hingga mendidih dan ayam empuk.
Terakhir, masukkan tahu goreng sebagai pelengkap, aduk rata. Sajikan ayam pedas dengan nasi hangat, lalap timun, dan kemangi. Selamat mencoba!
Editor : Latu Ratri Mubyarsah