Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Elegan dan Tak Pamer, Ini 8 Ciri Khas Gaya Hidup Old Money yang Berkelas dan Sederhana

Pravita Windi Anatasa Nitria • Senin, 18 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Ilustrasi tanda seseorang old money (Dok. Freepik)
Ilustrasi tanda seseorang old money (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Old money merujuk pada kekayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kekayaan ini tidak hanya mencerminkan status sosial yang tinggi, tetapi juga nilai-nilai warisan yang mendalam, seperti tradisi dan gaya hidup yang sederhana.

Meskipun hidup bergelimang kemewahan, pemilik old money cenderung memilih gaya hidup yang tidak mencolok, lebih menghargai kualitas dan kesederhanaan. Mereka menghindari pamer kekayaan, sebaliknya, mereka lebih menonjolkan stabilitas dan penghormatan terhadap nilai-nilai yang telah diwariskan.

Mengutip dari Chic Style Collective, berikut ini adalah beberapa tanda seseorang memiliki gaya old money dari pilihan hidupnya yang elegan, sederhana, dan tetap berkelas.

1. Pilihan Mode yang Abadi

Pilihan mode old money berfokus pada barang-barang klasik dan tak lekang oleh waktu. Bayangkan blazer dengan potongan sempurna, sepatu kets yang nyaman namun elegan, atau perhiasan sederhana namun anggun seperti kalung mutiara atau cincin stempel. Barang-barang ini umumnya tidak menonjolkan label merek secara mencolok.

Sebaliknya, keindahan dan kualitasnya terlihat dari desain yang elegan dan fungsional. Hal ini menciptakan kesan bahwa kekayaan sejati terletak pada pilihan yang bijak, bukan sekadar tampilan yang mencolok. Gaya ini mencerminkan kesederhanaan dan kekuatan dalam keanggunan, jauh dari tren mode yang cepat berlalu. Ini adalah pilihan yang menonjolkan rasa percaya diri tanpa perlu membuktikan diri secara berlebihan.

2. Dekorasi Rumah Penuh Karakter

Rumah-rumah bergaya old money umumnya memiliki nuansa klasik dan penuh karakter, menciptakan atmosfer yang seolah melestarikan sejarah dan tradisi. Perabotan di dalamnya sering kali diwariskan, memberikan kesan keabadian dan nilai yang tak ternilai. Barang-barang antik dan pusaka keluarga sering dipajang sebagai simbol warisan dan penghormatan terhadap masa lalu.

Dalam desain interior, palet warna netral yang menenangkan dan sentuhan keanggunan yang halus mendominasi. Setiap elemen dalam rumah ini dirancang untuk menciptakan suasana yang elegan dan penuh penghormatan terhadap estetika yang tak lekang oleh waktu, jauh dari kemewahan berlebihan namun tetap memancarkan pesona yang mendalam.

3. Latar Belakang Pendidikan yang Kuat

Anak-anak dari keluarga old money biasanya bersekolah di sekolah swasta terkemuka yang memiliki reputasi tinggi. Di sana, mereka belajar dalam lingkungan yang mendukung pengembangan nilai-nilai keluarga. Sekolah-sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas, tetapi juga memperkenalkan mereka pada jaringan sosial yang kuat, yang menjadi bagian dari warisan keluarga itu sendiri.

Bagi mereka, pendidikan bukan hanya soal pencapaian akademis, tetapi juga tentang membangun relasi yang bertahan lama dan dihargai di komunitas elite. Mereka sangat menghargai rasa penerimaan yang datang dari warisan keluarga, yang menghubungkan mereka dengan tradisi dan koneksi sosial yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.

4. Menghargai Privasi di Atas Segalanya

Orang-orang old money sangat menghargai privasi mereka dan cenderung menjaga kehidupan pribadi jauh dari sorotan publik. Mereka lebih memilih untuk hidup tenang dan tidak menjadikan kemewahan sebagai pusat perhatian.

Berbeda dengan tren media sosial yang mengedepankan pamer kekayaan, mereka lebih memilih untuk tetap rendah hati dan tidak memperlihatkan keberhasilan atau barang mewah secara terbuka. Dalam dunia yang serba terbuka, mereka tetap berpegang pada prinsip menjaga keanggunan dan privasi, menghindari pamer di platform sosial, dan lebih fokus pada nilai-nilai serta kualitas hidup yang lebih mendalam.

5. Berbicara dengan Sopan dan Halus

Orang-orang dari kalangan old money sering kali berbicara dengan aksen yang terkesan sopan dan halus, mencerminkan latar belakang budaya dan pendidikan mereka. Cara berbicara mereka umumnya lebih formal dan penuh perhatian, dengan pemilihan kata yang bijaksana dan tidak terburu-buru.

Mereka sangat menghargai kesopanan saat berkomunikasi, sehingga cenderung berbicara dengan nada yang tenang, santun, dan penuh penghormatan kepada orang lain. Gaya berbicara ini tidak hanya mencerminkan keanggunan, tetapi juga menunjukkan kedalaman budaya dan nilai-nilai yang telah diwariskan dalam keluarga mereka.

6. Selera Makanan yang Tinggi

Kalangan old money umumnya memiliki selera yang sangat tinggi dalam hal makanan, dengan pemahaman mendalam tentang kuliner berkualitas. Mereka lebih menghargai cita rasa dan tradisi pada makanan daripada sekadar kemewahan atau tampilan yang mencolok.

Makanan bagi mereka bukan hanya konsumsi, tetapi juga sebuah pengalaman yang mencerminkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan. Mereka cenderung memilih hidangan yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal, mengutamakan kualitas dan cara penyajian yang elegan namun tidak berlebihan. Mereka menunjukkan bahwa keanggunan sejati terletak pada penghargaan terhadap rasa dan sejarah kuliner, bukan pada ornamen atau kemewahan semata.

7. Perhiasan Keluarga dengan Nilai Sentimental

Mereka sering mengenakan perhiasan dengan nilai sentimental, banyak di antaranya merupakan barang warisan keluarga yang telah turun-temurun. Perhiasan ini dikenakan dengan keanggunan yang tak mencolok, mencerminkan gaya hidup yang elegan namun tetap sederhana.

Contohnya adalah anting-anting mutiara klasik, cincin yang menjadi simbol identitas keluarga, atau perhiasan lain yang tak lekang oleh waktu. Perhiasan ini lebih dari sekadar aksesori; mereka menggambarkan sejarah keluarga dan dihargai karena kualitas serta keindahannya yang abadi, bukan karena kemewahan mencolok.

8. Lingkaran Sosial yang Berkelas dan Terbatas

Mereka biasanya bergaul dalam lingkaran sosial yang sudah mapan. Hubungan yang terjalin sering melibatkan teman-teman keluarga dan kenalan dengan latar belakang yang serupa. Lingkaran ini terdiri dari orang-orang yang memiliki nilai-nilai, pendidikan, dan pengalaman hidup yang sama, saling mendukung di berbagai aspek kehidupan.

Dalam pergaulan mereka, ada rasa saling menghormati dan pengertian yang mendalam mengenai tradisi serta norma sosial yang dijaga. Hubungan yang terjalin bukan hanya berdasarkan kepentingan pribadi, melainkan juga pada ikatan keluarga yang kuat dan jaringan sosial yang telah berkembang selama bertahun-tahun.

Editor : Candra Mega Sari
#tanda #gaya hidup #old money #berkelas