Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Sulit Merasa Dekat? Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Avoidant Attachment dalam Hubungan

Ayu Zahra Hazimah • Kamis, 15 Mei 2025 | 21:15 WIB

Avoidant attachment dalam hubungan (Dok. Freepik)
Avoidant attachment dalam hubungan (Dok. Freepik)
JawaPos.comAvoidant attachment adalah gaya hubungan di mana seseorang cenderung menjaga jarak secara emosional. Orang dengan gaya ini terlihat sangat mandiri dan jarang menunjukkan atau meminta dukungan emosional dari orang lain, termasuk pasangan. Dari luar, mereka tampak percaya diri dan kuat, tapi sebenarnya mereka sulit merasa nyaman dengan kedekatan emosional.

Ciri-Ciri Orang dengan Avoidant Attachment

Mereka biasanya:

Meskipun sering terlihat hangat dan sosial, hubungan mereka dengan orang lain sering kali hanya sebatas permukaan.

Baca Juga: Insecure dalam Hubungan dan Karier? Ini Dampak dan Cara Mengatasinya

Avoidant Attachment dalam Hubungan

Saat menjalani hubungan romantis, orang dengan avoidant attachment bisa terlihat baik-baik saja di awal. Namun, ketika hubungan mulai serius atau emosional, mereka cenderung menarik diri. Mereka mungkin mulai:

Mereka juga bisa mulai fokus mencari kesalahan pasangan sebagai alasan untuk menjauh, seperti mengkritik kebiasaan kecil atau merasa bosan tanpa sebab yang jelas.

Bagi mereka, keintiman bisa terasa mengancam. Mereka takut merasa terlalu tergantung, disakiti, atau kehilangan kendali. Karena itu, menjaga jarak terasa lebih aman. Sayangnya, ini membuat hubungan jadi sulit berkembang.

Kadang, mereka sendiri tidak sadar bahwa sikap menjauhnya menyakiti orang lain atau membuat pasangannya merasa tidak dicintai.

Orang dengan avoidant attachment tetap bisa merasakan cinta, hanya saja mereka kesulitan mengekspresikannya dan menerima cinta dari orang lain. Mereka juga sering ragu apakah aman untuk mempercayai dan membuka diri pada orang lain.

Jika kamu sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki gaya ini, ada beberapa hal yang bisa membantu:

Jika kamu merasa cocok dengan ciri-ciri ini, bukan berarti kamu tidak bisa berubah. Beberapa langkah yang bisa membantu:

  1. Sadari pola hubunganmu – Perhatikan kapan kamu mulai menjauh dari pasangan dan kenapa.
  2. Mulai terbuka pada perasaan sendiri – Apa yang kamu rasakan saat pasangan mencoba mendekat?
  3. Berlatih berbagi emosi sedikit demi sedikit – Tidak harus langsung terbuka total, mulailah dari hal kecil.
  4. Pertimbangkan bantuan profesional – Terapi bisa sangat membantu untuk mengenali dan memperbaiki pola ini.

Avoidant attachment bisa membuat hubungan terasa sulit dan membingungkan, baik bagi diri sendiri maupun pasangan. Tapi dengan kesadaran, usaha, dan dukungan yang tepat, gaya hubungan ini bisa berubah menjadi lebih sehat. Setiap orang butuh dan layak merasakan cinta, termasuk kamu.

Baca Juga: 7 Tanda Kamu Perlu Memberi Ruang untuk Hubungan agar Tetap Harmonis dan Bahagia

Editor : Candra Mega Sari
#hubungan #pasangan #ciri ciri #avoidant attachment