JawaPos.com – Pimple patch atau acne sticker adalah stiker kecil berbentuk bulat yang ditempelkan langsung ke jerawat. Fungsinya untuk mempercepat penyembuhan dengan menyerap cairan dari jerawat dan melindunginya dari sentuhan tangan atau gesekan luar. Patch ini biasa digunakan semalaman, bahkan aman saat mandi karena bersifat tahan air.
Dilansir dari acs.org, sebagian besar pimple patch terbuat dari bahan bernama hydrocolloid, yaitu material berbentuk gel yang mampu menyerap cairan. Bahan ini awalnya digunakan untuk merawat luka terbuka.
Patch terdiri dari dua lapisan, yakni lapisan dalam yang menyerap cairan dan lapisan luar dari polyurethane yang menjaga agar jerawat tetap lembap, mempercepat proses regenerasi kulit, dan mencegah iritasi lebih lanjut.
Jenis-Jenis Pimple Patch dan Kandungan Aktifnya
Ada beberapa jenis pimple patch yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pertama, patch nonmedicated yang hanya mengandung hydrocolloid tanpa bahan aktif tambahan. Jenis ini cocok untuk jerawat yang sudah muncul ke permukaan dan memiliki cairan di dalamnya.
Sementara itu, medicated patch mengandung bahan tambahan seperti salicylic acid yang membantu membuka pori-pori dan mengurangi minyak berlebih, tea tree oil yang bersifat antibakteri, serta niacinamide yang membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi peradangan.
Ada juga patch dengan hyaluronic acid untuk melembapkan kulit dan benzoyl peroxide yang membunuh bakteri penyebab jerawat.
Jenis lainnya adalah microneedle patch yang memiliki jarum-jarum mikro untuk menghantarkan bahan aktif langsung ke dalam kulit. Patch ini cocok digunakan untuk jerawat dalam (blind pimples) yang belum terlihat di permukaan tetapi terasa nyeri dan bengkak.
Manfaat dan Cara Memilih Patch yang Tepat
Pimple patch sangat berguna untuk menyerap cairan dari jerawat dan mempercepat penyembuhan tanpa perlu diolesi salep tebal. Patch juga mencegah kamu menyentuh atau memencet jerawat, sehingga mengurangi risiko infeksi dan bekas luka.
Namun, tidak semua jenis jerawat bisa diatasi dengan pimple patch. Patch hydrocolloid biasa hanya efektif untuk jerawat yang sudah mengandung cairan atau nanah. Untuk jerawat yang kering atau sangat dalam, pilihlah patch dengan bahan aktif atau microneedle agar hasilnya lebih maksimal. Pastikan juga memilih patch dengan perekat berkualitas seperti silikon atau hydrogel agar nyaman di kulit dan tidak menimbulkan iritasi.
Jika kamu memiliki kulit sensitif, hindari patch yang mengandung bahan terlalu keras seperti salicylic acid atau tea tree oil. Sebaliknya, pilih patch dengan kandungan yang lebih ringan seperti hyaluronic acid atau niacinamide.
Baca Juga: 4 Film Bioskop yang Akan Tayang di Netflix Bulan Mei 2025
Mengapa Pimple Patch Semakin Populer?
Popularitas pimple patch meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah tren penggunaan masker wajah (masker medis) selama pandemi yang memicu munculnya jerawat di area dagu, pipi, dan hidung. Selain itu, kebiasaan self-care di rumah juga membuat banyak orang lebih peduli merawat kulit wajah.
Kepraktisan patch ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Selain mudah digunakan, patch sering kali berwarna transparan atau sesuai warna kulit, sehingga bisa dipakai tanpa menarik perhatian. Dibandingkan dengan krim atau salep yang menonjol, patch terlihat lebih rapi dan bersih.
Dengan pasar yang terus tumbuh dan inovasi bahan aktif yang semakin berkembang, pimple patch menjadi solusi praktis yang cocok dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Meskipun tidak bisa mencegah jerawat sepenuhnya, patch membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi potensi bekas luka. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah