Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Hati-hati Hoaks! Kenali 7 Jenis Berita Bohong yang Sering Menyesatkan di Era Digital

Mochamad Fandy Akmal • Jumat, 3 Januari 2025 | 18:34 WIB

Ilustrasi konten hoax
Ilustrasi konten hoax
JawaPos.com - Di era digital saat ini, informasi menyebar dengan sangat cepat. Sayangnya, tidak semua informasi yang kita terima akurat. Banyak di antaranya yang merupakan konten palsu atau hoaks yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik. Lantas, apa saja jenis-jenis konten palsu ini?

Di Indonesia, terdapat sebuah organisasi yang secara khusus berdedikasi dalam memerangi penyebaran hoaks, yaitu Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). MAFINDO telah mengembangkan metode klasifikasi hoaks yang berguna untuk mengidentifikasi berbagai jenis konten palsu.

MAFINDO membagi klasifikasi hoaks menjadi dua kategori utama, yaitu:

1. Klasifikasi Umum

Klasifikasi ini lebih sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Secara garis besar, konten dikategorikan sebagai "benar" atau "hoaks".

2. Klasifikasi Akademis

Klasifikasi ini mengadopsi kerangka kerja yang lebih detail dari FirstDraft. Beberapa jenis konten palsu berdasarkan klasifikasi ini antara lain:

Konten yang tidak memiliki niat jahat, namun bisa mengecoh. Konten satire/parodi biasanya memperagakan sebuah kisah namun dikemas menjadi konten yang menghibur dengan tujuan agar audience terhibur.

Konten ini memiliki judul yang berbeda dengan isi berita. Sesuai dengan definisinya, judul dengan konten tidak ada korelasi sama sekali.

Konten ini dicirikan dengan konten yang disajikan dengan narasi konteks yang salah. Konten ini disajikan dengan isi yang benar, namun penempatan kontekstual, seperti situasi dan kondisi tidak tepat.

Konten ini dicirikan dengan konten yang dipelintir untuk menjelekkan. Yang artinya konten ini disajikan untuk mendiskreditkan pihak lain.

Konten ini dicirikan dengan konten tokoh publik yang dicatut namanya pada konten tersebut.

Konten ini dicirikan dengan konten yang sudah ada, diubah dengan tujuan untuk mengecoh

Konten ini dicirikan dengan konten yang 100% adalah sebuah konten palsu.

Selain tujuh jenis konten hoaks yang telah disebutkan, terdapat dua kriteria utama yang digunakan untuk menentukan urgensi penanggulangan berita bohong, yakni tingkat keparahan (severity) dan tingkat urgensi (urgency).

1. Hoaks dengan tingkat keparahan dan urgensi tinggi

Berita bohong yang memiliki potensi dampak negatif yang besar dan memerlukan penanganan segera akan menjadi prioritas utama untuk dilakukan pembuktian kebenarannya.

2. Hoaks dengan tingkat keparahan dan urgensi rendah

Berita bohong yang tidak terlalu berbahaya atau tidak mendesak, seperti berita satir atau parodi, umumnya tidak akan menjadi prioritas utama. Pembuktian kebenaran berita semacam ini akan dilakukan jika memang diperlukan dan tersedia sumber daya yang mencukupi.

Editor : Candra Mega Sari
#jenis #konten hoaks #era digital