JawaPos.com–Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyebut Kota dan Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata saat libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026.
Widiyanti mengatakan, telah melihat secara langsung kesiapan sejumlah destinasi wisata di wilayah tersebut dalam menghadapi lonjakan wisatawan selama masa libur panjang. Peninjauan ini penting dilakukan guna memastikan pengelola destinasi wisata, telah mempersiapkan berbagai aspek layanan bagi para pengunjung.
”Penting kami lakukan, untuk melihat secara langsung bagaimana tempat wisata di Kota dan Kabupaten Cirebon, mempersiapkan diri dalam menyambut dan menghadapi libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” kata Widiyanti Putri Wardhana seperti dilansir dari Antara.
Baca Juga: DLH: Volume Sampah di TPA Kopiluhur Cirebon Meningkat Selama Ramadhan
Dalam kunjungan tersebut, dia meninjau sejumlah lokasi wisata yang menjadi daya tarik utama di Cirebon, salah satunya Keraton Kasepuhan yang dikenal sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya. Selain itu, rombongannya pun mengunjungi Museum Topeng Cirebon yang menyajikan koleksi kesenian topeng serta nilai sejarah yang melekat pada tradisi masyarakat setempat.
Widiyanti mengakui telah meninjau kawasan wisata belanja Batik Trusmi, yang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat berkunjung ke Cirebon. Kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan yang ingin menikmati wisata budaya sekaligus berburu produk batik khas Cirebon.
”Kami di Cirebon mengunjungi beberapa titik, pertama di Keraton Kasepuhan. Selain itu kami juga mengunjungi Museum Topeng sebagai destinasi wisata dan sejarah, serta kawasan wisata belanja Batik Trusmi,” ujar Widiyanti Putri Wardhana.
Baca Juga: Bupati Kuningan Sebut Ekosistem Film Daerah Rawat Ingatan Kolektif
Selain meninjau destinasi wisata, Menpar menyempatkan diri melihat kondisi Stasiun Cirebon untuk mengecek kesiapan sarana transportasi dalam mendukung mobilitas wisatawan selama periode libur panjang. Widiyanti menilai sistem tiket yang diterapkan di stasiun tersebut sudah berjalan dengan baik dan memudahkan masyarakat, dalam melakukan perjalanan.
Dia menyampaikan transportasi kereta api menjadi salah satu moda yang dapat mendukung kelancaran mobilitas wisatawan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Dia juga mengajak seluruh pelaku ekosistem pariwisata di Tanah Air untuk bersama-sama menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan selama masa libur Lebaran.
Dia menekankan pengalaman berwisata yang aman dan nyaman, akan memberikan kesan positif bagi wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah, termasuk Cirebon.
Baca Juga: Polres Kuningan Selidiki Asal Barang Bukti Empat Kasus Narkotika
”Cirebon memiliki berbagai daya tarik wisata yang dapat menjadi pilihan masyarakat, khususnya wisatawan dari Jawa Barat maupun Jakarta, untuk menghabiskan waktu libur Lebaran,” ucap Widiyanti Putri Wardhana.
Menpar optimistis wisatawan Nusantara (wisnus) akan memadati berbagai destinasi wisata di daerah, termasuk Cirebon, selama masa libur Lebaran 2026 seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode tersebut. Potensi pergerakan masyarakat pada momentum Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 144 juta orang.
”Kami melihat wisnus diperkirakan ada sekitar 144 juta orang, yang berdampak pada perputaran ekonomi (di sektor pariwisata),” ungkap Widiyanti Putri Wardhana.
Baca Juga: Anggota DPR Herman Khaeron Sebut Stok BBM Aman antuk Kebutuhan Mudik Lebaran 2026
Selain itu, kata dia, aktivitas perjalanan wisata selama libur Lebaran juga diprediksi mampu mendorong perputaran ekonomi lebih dari Rp 100 triliun di berbagai daerah tujuan wisata. Pemerintah saat ini terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan destinasi wisata yang akan dikunjungi masyarakat tetap aman, nyaman, dan siap menerima lonjakan kunjungan wisatawan.
Dia menuturkan persiapan tersebut penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik sekaligus berwisata, dapat menikmati liburan bersama keluarga dengan rasa aman.
”Kami ingin memastikan bahwa destinasi itu aman dan masyarakat yang mudik Lebaran bisa berwisata bersama keluarga dengan nyaman,” tutur Widiyanti Putri Wardhana.
Baca Juga: BI Cirebon Siapkan Rp 3,89 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026
Sebagai langkah awal, Kemenpar telah menerbitkan surat edaran kepada berbagai pihak terkait penyelenggaraan kegiatan wisata selama periode libur Lebaran. Surat edaran tersebut ditujukan kepada pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, serta pelaku usaha sektor pariwisata agar melakukan berbagai persiapan dalam menyambut peningkatan kunjungan wisatawan.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau organisasi perangkat daerah di berbagai wilayah untuk mendukung kebijakan pemerintah, termasuk memberikan berbagai bentuk insentif seperti diskon perjalanan. Widiyanti menyebut dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong minat masyarakat, untuk melakukan perjalanan wisata domestik selama libur Lebaran.
Di sisi lain, Kemenpar pun melakukan peninjauan langsung ke sejumlah destinasi wisata guna memastikan kesiapan fasilitas serta layanan bagi wisatawan. Dalam waktu dekat, Kemenpar akan melakukan peninjauan di 118 titik destinasi wisata di berbagai daerah.
Baca Juga: Polresta Cirebon Siapkan 16 Pos Pengamanan untuk Mudik Lebaran 2026
”Kementerian Pariwisata akan melakukan peninjauan di 118 titik, dan kami awali dari Cirebon,” ucap Widiyanti Putri Wardhana.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah