JawaPos.com–Bagi kamu yang biasa mudik atau bepergian melewati Jalan Pantura (Pantai Utara) Jawa, pasti tidak asing dengan Jalan Patrol di Kabupaten Indramayu. Jalan yang memiliki panjang kurang lebih 32 km itu menghubungkan kota-kota di Provinsi Jawa Barat, seperti Cirebon.
Rute Jalan Pantura kerap dijadikan pilihan bagi para pemudik ataupun pelancong, karena lebih mudah untuk mencari kuliner. Lantas, kuliner apa saja yang berada di sepanjang Jalan Patrol ini? Simak tiga rekomendasinya di bawah ini!
Baso Tulang Bagir Jaya
Berada di Seberang Toserba Yogya Patrol, Baso Tulang Bagir Jaya menjadi salah satu pilihan kuliner yang dapat kamu coba di Jalan Patrol. Tempat makan ini menyediakan baso tulang, mie ayam, hingga segala macam kerupuk. Tidak hanya menyediakan tulang, di sini kamu juga bisa pesan sumsum, lho!
Untuk harganya sendiri cukup beragam mulai dari Rp 12.000-an per porsi. Bagi kamu yang ingin berkunjung, tempat makan ini buka pukul 09.00 sampai 20.00 WIB.
RM Abah Cianjur Limpas Patrol
RM Abah Cianjur Limpas Patrol berlokasi di Jalan Raya Patrol-Anjatan atau di jalur Patrol-Haurgeulis. Rumah makan tersebut menawarkan sensasi makan di saung yang merupakan khas Jawa Barat atau Sunda.
Di sini, kamu tidak perlu khawatir kesulitan memilih menu. Sebab ada banyak pilihan olahan hidangan khas Sunda. Mulai dari ayam, bebek, gurame, hingga jengkol.
Kamu juga bisa mencoba hidangan khas Indramayu yaitu ndas manyung, etong, kakap merah yang diolah menjadi gombyang atau pedesan bebek hingga entog. RM Abah Cianjur buka pukul 09.00 sampai 21.00 WIB.
Warung Makan Abah Warli
Warung Makan Abah Warli merupakan warung yang menyediakan menu khas Indramayu. Memiliki tempat yang sederhana, tetapi cukup untuk para pembeli untuk makan di tempat. Di sini, tersedia berbagai menu, mulai dari pepes ikan, sop buntut, hingga kepala ikan kuah kuning. Tidak ketinggalan berbagai jenis lalapan yang menjadi pelengkap di semua hidangan Sunda.
Lokasinya di Jalan Raya Patrol Haurgeulis dan buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Sayangnya, warung makan ini memiliki area parkir yang tidak cukup luas dan hanya bisa untuk kendaraan roda dua.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah