JawaPos.com – Film aksi telah berkembang pesat sejak awal tahun 2000-an. Dengan kemajuan teknologi dan keberanian para sineas dalam mengeksekusi adegan penuh adrenalin, genre ini tak lagi sekadar soal ledakan atau kejar-kejaran, melainkan juga tentang kedalaman emosi, estetika visual, dan nilai-nilai yang disampaikan.
Berikut adalah daftar 10 film aksi terbaik abad ke-21 versi IndieWire, yang menyuguhkan beragam gaya aksi dari berbagai belahan dunia.
1. Mad Max: Fury Road (2015)
Disutradarai oleh George Miller, film ini menjadi mahakarya penuh aksi di tengah dunia pasca-apokaliptik. Dengan visual spektakuler, koreografi aksi yang padat, dan kehadiran tokoh Furiosa (Charlize Theron) yang ikonik, Mad Max: Fury Road menyuguhkan pengalaman sinematik tiada tanding. Film ini bukan hanya soal kejar-kejaran kendaraan, tapi juga perjuangan melawan penindasan.
2. Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000)
Film karya Ang Lee ini memperkenalkan seni bela diri wuxia ke penonton global. Dibintangi Chow Yun-Fat, Michelle Yeoh, dan Zhang Ziyi, film ini menyatukan emosi, koreografi tarung yang indah, serta musik yang menyentuh. Kemenangan besar di Oscar dan kesuksesan komersialnya menjadikan film ini gerbang penting bagi film Asia di panggung dunia.
3. The Raid (2011)
Karya sutradara Gareth Evans ini menjadi fenomena global yang memperkenalkan kehebatan pencak silat, seni bela diri khas Indonesia, ke kancah internasional. Film ini dibintangi oleh Iko Uwais sebagai Rama, anggota tim polisi khusus yang harus menembus markas gembong narkoba di sebuah gedung bertingkat. Dengan koreografi laga yang brutal, cepat, dan penuh presisi, The Raid menampilkan pertarungan tangan kosong yang nyaris tanpa henti. Selain Uwais, film ini juga menampilkan Yayan Ruhian, yang turut menjadi koreografer laga. The Raid tak hanya sukses sebagai film aksi, tetapi juga membuka jalan bagi Indonesia di industri film aksi dunia.
4. Kill Bill Vol. 1 & 2 (2003–2004)
Quentin Tarantino menghadirkan kisah balas dendam epik lewat sosok The Bride (Uma Thurman), mantan pembunuh bayaran yang menuntut keadilan atas pengkhianatan yang menimpanya. Dengan perpaduan aksi bergaya Asia dan sentuhan khas Tarantino, dua film ini menjadi ode terhadap film laga klasik dan modern.
5. RRR (2023)
Film India garapan S.S. Rajamouli ini memadukan aksi bombastis, drama emosional, dan semangat nasionalisme dalam kisah persahabatan dua pejuang kemerdekaan. Dibalut dengan lagu-lagu dan visual penuh semangat, RRR melampaui batasan genre dan menjadi film aksi global yang tak terlupakan.
Baca Juga: 6.169 Sapi dan 3.479 Kambing, Polri Salurkan Ribuan Hewan Kurban untuk Masyarakat
6. Mission: Impossible — Fallout (2018)
Tom Cruise membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk aksi menantang maut. Dalam film keenam seri ini, Cruise kembali melakoni sendiri adegan-adegan berbahaya, sementara ceritanya tetap kuat dan penuh intrik. Film ini menjadi salah satu pencapaian tertinggi dari waralaba Mission: Impossible.
7. John Wick: Chapter 2 (2017)
Keanu Reeves kembali sebagai pembunuh bayaran legendaris dalam sekuel yang memperluas dunia bawah tanah penuh aturan ketat dan aksi koreografis memukau. Disutradarai oleh Chad Stahelski, film ini mempertegas posisi John Wick sebagai franchise aksi paling bergengsi abad ini.
8. The Bourne Ultimatum (2007)
Film ketiga dari seri Bourne ini menyajikan aksi spionase yang realistis dan intens. Matt Damon kembali sebagai Jason Bourne yang berusaha mengungkap masa lalunya, dengan adegan-adegan kejar-kejaran dan pertarungan yang terasa nyata berkat gaya penyutradaraan Paul Greengrass yang kinetik.
9. Everything Everywhere All at Once (2022)
Walau tak sepenuhnya film aksi konvensional, film karya Daniels ini menghadirkan pertarungan multiverse yang absurd namun emosional. Michelle Yeoh berperan sebagai Evelyn Wang, ibu rumah tangga yang terseret ke perang eksistensial lintas realitas — lengkap dengan adegan kungfu yang unik dan berani.
10. Train to Busan (2016)
Film zombie Korea Selatan ini memadukan ketegangan, drama keluarga, dan aksi horor dalam perjalanan kereta menuju Busan. Gong Yoo memerankan ayah yang berusaha melindungi anaknya di tengah wabah zombie, menciptakan kisah penuh emosi dan ketegangan dari awal hingga akhir.
Setiap film dalam daftar ini tidak hanya menonjolkan aksi luar biasa, tapi juga menawarkan sesuatu yang lebih: entah itu kedalaman karakter, teknik sinematik revolusioner, atau komentar sosial yang tajam. Inilah bentuk terbaik dari genre aksi di abad ke-21. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah