Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Hati-Hati! 10 Tanaman Hias Ini Ternyata Beracun, Jangan Sampai Ada di Rumah Anda

Siti Nahdia Usman • Minggu, 3 November 2024 | 15:39 WIB
Tanaman Oleander
Tanaman Oleander
 
JawaPos.com - Tanaman hias sering menjadi elemen penting dalam dekorasi rumah. Dengan tampilan yang indah, tanaman-tanaman ini tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga memberikan udara segar dan suasana alami.
 
Namun, di balik keindahannya, beberapa jenis tanaman hias menyimpan bahaya tersembunyi. Kandungan zat beracun pada sebagian tanaman dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan, terutama jika tertelan oleh anak-anak atau hewan peliharaan. Gejala keracunanan yang mungkin timbul akibat kontak dengan tanaman beracun ini beragam, mulai dari iritasi kulit dan saluran pernapasan hingga gangguan pencernaan yang lebih serius.
 
Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengenali jenis-jenis tanaman beracun dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 
 
Dilansir dari fafard.com dan goodhouskeeping.com, berikut adalah beberapa tanaman hias yang beracun dan perlu diwaspadai. 
 
1. Bunga Aconitum
 
Bunga Aconitum, juga dikenal dengan nama lain seperti upas macan, upas puan, atau tudung setan, adalah tanaman herba berbunga tahunan yang termasuk dalam genus Aconitum. Tanaman monkshood, atau Aconitum, dikenal karena keindahan bunganya yang berwarna ungu, namun sangat beracun karena mengandung senyawa aconitine. Racun ini bisa masuk ke tubuh tidak hanya melalui mulut, tetapi juga melalui kulit, sehingga sangat berbahaya bagi siapa saja yang menangani tanaman tanpa perlindungan.
 
Aconitine bekerja dengan menyerang sistem saraf, menyebabkan gejala seperti rasa kesemutan, mual, kesulitan bernapas, bahkan serangan jantung jika tertelan atau terserap melalui kulit. Karena sifat racunnya yang kuat, tanaman ini sangat tidak disarankan untuk ditanam di sekitar anak-anak atau hewan peliharaan, bahkan tukang kebun yang merawat tanaman ini harus selalu menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan setelahnya untuk mencegah paparan.
 
2. Bunga Morning Glory
 
Morning glory merupakan tanaman merambat dengan bunga-bunga indah yang sering menarik lebah, burung kolibri, dan ngengat, namun memiliki biji yang beracun. Biji-bijinya mengandung alkaloid beracun, seperti lysergic acid. Kandungan ini dapat menyebabkan gejala serius seperti disorientasi, mual, muntah, diare, dan dalam kasus yang lebih parah, halusinasi jika dikonsumsi. Kapsul bijinya yang berbentuk seperti kertas mudah pecah dan melepaskan biji hitam kecil yang bisa menarik perhatian anak-anak dan hewan peliharaan. Karena bahaya ini, sangat penting untuk menjaga biji morning glory di luar jangkauan anak-anak dan hewan.
 
Baca Juga: 10 Tanaman Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Tak Hanya Hijaukan Rumah tapi Juga Kantong Anda?
 
3. Bunga Terompet
 
Bunga terompet (Brugmansia) sangat beracun karena mengandung alkaloid tropane, seperti skopolamin dan atropin yang terdapat di seluruh bagian tanaman termasuk bunga, biji, daun, dan batang. Racun ini bisa sangat mematikan jika tertelan, terutama pada anak-anak dan hewan peliharaan, dengan banyak kasus kematian manusia yang dilaporkan. Alkaloid ini bekerja dengan mengganggu sistem saraf pusat, yang dapat menyebabkan halusinasi, kejang, peningkatan detak jantung, hingga koma atau kematian. Bahkan asap yang dihasilkan dari pembakaran batang atau bagian tanaman yang dipangkas bisa berbahaya jika terhirup.
 
4. Bunga Bakung Lembah
 
Bunga Bakung Lembah atau Convallaria Majalis mungkin terlihat menawan, tetapi tanaman ini sangat beracun. Bagian-bagian tanaman, termasuk bunga, buah berwarna oranye-merah, dan daunnya mengandung dua racun utama yaitu convallatoxin dan convalloside. Jika tertelan, racun ini dapat menyebabkan berbagai gejala serius seperti penglihatan kabur, detak jantung yang melambat, pingsan, dan bahkan kematian. Tanaman ini tumbuh cepat dan dapat menyebar, sehingga penting untuk mengawasinya, terutama di sekitar anak-anak kecil dan hewan peliharaan.
 
5. Bunga Lantana
 
Tanaman Lantana yang dikenal dengan bunga tropisnya yang cerah dan menarik, ternyata menyimpan bahaya karena semua bagian tanaman ini terutama buahnya. Racun dalam lantana bernama lantadene yang dapat menyebabkan berbagai gejala keracunan baik pada manusia maupun hewan. Meskipun bunga dan daun lantana sering digunakan sebagai hiasan di taman dan pembatas, konsumsi atau kontak dengan bagian tanaman ini dapat mengakibatkan efek samping seperti mual, muntah, diare, dan bahkan masalah pernapasan yang lebih serius. Terdapat banyak kasus keracunan yang dilaporkan akibat paparan lantana, sehingga sangat penting untuk berhati-hati dan mempertimbangkan risiko saat menanamnya di kebun.
 
6. Ceri Hitam
 
Tanaman ceri hitam atau Prunus Serotina memiliki bagian yang sangat beracun terutama biji, dedaunan, bunga, dan cabangnya, yang mengandung racun mematikan berupa sianida. Hewan ternak yang secara tidak sengaja memakan daun pohon ini sering kali mengalami keracunan dan dalam beberapa kasus, hal ini berujung pada kematian. Meskipun buah ceri hitamnya terlihat menarik dan merupakan satu-satunya bagian yang relatif aman untuk dimakan (setelah bijinya dihilangkan), sangat disarankan untuk tidak mencoba memakannya demi keselamatan, terutama bagi anak-anak yang mungkin tertarik dengan buahnya. Oleh karena itu, jika anda memiliki pohon ceri hitam, penting untuk menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari tanaman ini, terutama saat musim berbuah, untuk mencegah risiko keracunan.
 
7. Bunga Oleander
 
Tanaman Oleander  atau Nerium Oleander mengandung senyawa racun yang disebut oleandrin yang dapat merusak sistem kardiovaskular. Ketika terpapar atau tertelan, oleandrin dapat menyebabkan gangguan serius seperti aritmia jantung, penurunan tekanan darah, dan bahkan kematian akibat kegagalan jantung. Selain itu, getah tanaman ini sangat berbahaya jika bersentuhan dengan kulit, sehingga sangat penting untuk tidak menyentuhnya saat memangkas cabang. Selain itu, membakar bagian tanaman oleander juga berbahaya karena asap yang dihasilkan dapat mengandung racun yang berpotensi menyebabkan iritasi saluran pernapasan atau keracunan.
 
Baca Juga: Mengulik 10 Manfaat Tanaman Kelor bagi Kesehatan
 
8. Bunga Azalea
 
Bunga Azalea atau Rhododendron tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga memiliki potensi mematikan karena mengandung senyawa beracun yang disebut grayanotoxin. Racun ini dapat ditemukan di seluruh bagian tanaman, termasuk daun, bunga, dan batang. Jika tertelan, grayanotoxin dapat mengganggu fungsi sistem saraf dan mempengaruhi jantung. Gejala keracunan dapat bervariasi, mulai dari mual, muntah, dan pusing hingga aritmia jantung, penurunan tekanan darah, dan bahkan koma. Selain itu, paparan getah tanaman azalea juga dapat menyebabkan iritasi kulit.
 
9. Bunga Hydragea (Bunga Bokor)
 
Bunga Hydrangea atau Hydrangea Macrophylla tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi tanaman ini juga beracun karena mengandung senyawa glikosida yang disebut sianidrin, yang dapat diubah menjadi sianida saat metabolisme dalam tubuh. Jika tertelan, terutama bagian daun dan bunga, sianidrin dapat menyebabkan gejala keracunan seperti mual, muntah, dan sakit perut, serta dalam kasus yang lebih parah, dapat mengganggu sistem pernapasan dan bahkan menyebabkan kematian.
 
10. Tanaman Kuping Gajah
 
Tanaman Kuping Gajah atau Alocasia tidak hanya memiliki daya tarik visual yang kuat, namun juga mengandung racun berbahaya yang membuatnya perlu diwaspadai. Tanaman ini mengandung kalsium oksalat, senyawa yang dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan jika tertelan atau kontak dengan kulit. Ketika bagian tanaman ini, terutama daun dan batang, tergigit atau ditelan, kalsium oksalat yang ada di dalamnya dapat menyebabkan rasa terbakar yang parah, pembengkakan, dan kesulitan bernapas, serta gejala pencernaan seperti mual dan muntah. Selain itu, getah tanaman kuping gajah dapat menyebabkan iritasi pada kulit, yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.
 
Baca Juga: Mampu Menarik Keberuntungan, Inilah 7 Manfaat Memelihara Tanaman Lidah Mertua di Rumah
 
Editor : Candra Mega Sari
#tanaman hias berbahaya #tanaman hias #beracun