JawaPos.com–Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Cirebon menyebut 80 sekolah dasar (SD) di daerah itu mengalami kerusakan berat dan membutuhkan perbaikan untuk mendukung kegiatan belajar siswa.
Kepala Dispendik Kota Cirebon Kadini mengatakan, jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar 38 persen sekolah di daerahnya yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan. Dari total kebutuhan perbaikan, pihaknya baru dapat mengusulkan 34 sekolah untuk program revitalisasi pada 2026.
”Dari sekitar 80 sekolah yang rusak berat, yang kami usulkan tahun ini sebanyak 34 sekolah,” kata Kadini dilansir dari Antara.
Baca Juga: BBPMP Jabar Sebut TKA Bantu Petakan Kemampuan Siswa di Cirebon
Dia menjelaskan jumlah usulan tersebut disesuaikan dengan alokasi anggaran dari pemerintah pusat yang diterima daerah. Pengajuan revitalisasi dilakukan untuk perbaikan ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, serta fasilitas penunjang lainnya.
”Fasilitas yang diusulkan antara lain toilet, ruang perpustakaan, dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),” terang Kadini.
Program revitalisasi dari pemerintah pusat, kata dia, sangat membantu daerah karena kemampuan anggaran pemerintah daerah belum sepenuhnya mencukupi untuk melakukan rehabilitasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Kejari Lanjutkan Pengusutan Kasus Kredit BPR Bank Cirebon
Editor : Latu Ratri Mubyarsah