Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

DPR dan OJK Cirebon Perkuat Edukasi Tekan Penggunaan Pinjol Ilegal

Kamis, 7 Mei 2026 | 17:24 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam (dua dari kanan) bersama Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib (dua dari kiri) di Universitas Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam (dua dari kanan) bersama Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib (dua dari kiri) di Universitas Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat edukasi keuangan di Kuningan. Hal itu untuk menekan maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) terutama pada generasi muda.

Shohibul Imam mengatakan, DPR melalui fungsi pengawasan untuk memastikan OJK, merespons fenomena tersebut dengan langkah konkret di lapangan. Salah satunya melalui kegiatan edukasi serta literasi keuangan.

”Kami harus memastikan fenomena pinjol dan judol ini direspons OJK, dan hari ini kita melihat responsnya cukup baik melalui edukasi,” ujar Shohibul Imam dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, penguatan edukasi menjadi langkah penting karena masih banyak masyarakat, khususnya kalangan muda, yang mengakses layanan keuangan tanpa pemahaman memadai. Pemahaman terhadap risiko harus menjadi prioritas agar masyarakat tidak terjebak dalam pinjaman berisiko tinggi.

”Anak-anak kita bisa dengan mudah mengakses pinjaman, tetapi tidak memahami risikonya,” ujar Shohibul Imam.

Komisi XI DPR, kata dia, mengawal kebijakan OJK, termasuk POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang kemudahan akses pembiayaan UMKM agar dapat diimplementasikan secara optimal.

”Tugas kami memastikan regulasi itu berjalan dan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi,” terang Shohibul Imam.

Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, pihaknya menggencarkan edukasi keuangan sebagai langkah preventif menghadapi maraknya aktivitas keuangan ilegal. Dia mencontohkan kegiatan edukasi di Universitas Kuningan, telah melibatkan sekitar 500 mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman terhadap penggunaan layanan keuangan yang legal.

Agus menyebutkan penggunaan layanan pinjol ilegal dapat berdampak jangka panjang, terhadap kondisi finansial dan masa depan generasi muda. ”SLIK mereka bisa tercatat sejak muda, dan ini bisa menyulitkan saat melamar pekerjaan atau mengakses pembiayaan,” papar Agus Muntholib.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkot Cirebon Lakukan Penyegaran Birokrasi untuk Efektivitas Kinerja

Pemkot Cirebon Lakukan Penyegaran Birokrasi untuk Efektivitas Kinerja

Pemkot Cirebon lakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan puluhan pejabat guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan daerah

Pemkot Cirebon Percepat Normalisasi Sungai Sukalila Guna Tata Kawasan

Pemkot Cirebon Percepat Normalisasi Sungai Sukalila Guna Tata Kawasan

Pemkot Cirebon mempercepat normalisasi Sungai Sukalila melalui kerja sama dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung guna meningkatkan kualitas lingkungan dan penataan kawasan

Polres Cirebon Kota Amankan Pelaku Balap Liar dan Tawuran Konten

Polres Cirebon Kota Amankan Pelaku Balap Liar dan Tawuran Konten

Polres Cirebon Kota amankan dua tersangka kasus tawuran konten dan sejumlah pelaku balap liar saat patroli rutin pada Minggu (3/5) dini hari

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia