Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Dinkes Kabupaten Cirebon Tangani 1.486 Pasien DBD, Enam Orang Meninggal

Antara • Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:06 WIB
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon dr Neneng Hasanah (kiri). (Fathnur Rohman/Antara)
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon dr Neneng Hasanah (kiri). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menangani sebanyak 1.486 pasien yang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama Januari hingga September. Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia akibat DBD.

”Jumlah kasus ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan 2023 yang tercatat sebanyak 728 kasus dengan lima kematian,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon dr Neneng Hasanah seperti dilansir dari Antara di Cirebon, Rabu (2/10).

Dia menjelaskan, seluruh pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Cirebon. Meskipun terdapat kasus kematian akibat DBD, pihaknya memastikan sebagian besar pasien yang dirawat sudah sembuh sehingga diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Neneng mengatakan, saat ini Dinkes Kabupaten Cirebon sedang berupaya untuk mencegah adanya pasien baru yang terjangkit DBD.

”Pada September, terdapat 47 kasus, angka ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Meskipun demikian, kami berupaya mencegah adanya kasus baru,” ujar Neneng Hasanah.

Untuk mengatasi penyebaran DBD, Dinkes Kabupaten Cirebon telah melakukan berbagai upaya. Termasuk pemantauan melalui puskesmas di setiap kecamatan, pemberian obat sampai pelaksanaan fogging di wilayah yang diperlukan.

Selain itu, Neneng juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan guna menghambat pertumbuhan jentik nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama penularan DBD.

”Kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah berkembangnya nyamuk. Kami mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal mereka,” tutur Neneng Hasanah.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan ke puskesmas terdekat jika ada keluarga maupun kerabat yang menunjukkan gejala DBD. Agar pasien dapat segera ditangani.

”Langkah ini penting untuk mencegah adanya pasien meninggal dunia akibat DBD, karena pasien dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ucap Neneng Hasanah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#dinkes #cirebon #demam berdarah #dbd