Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Jelajahi Serunya Wisata Kuliner dan Oleh-Oleh Pasar Kanoman Cirebon, Surga Belanja Murah Meriah!

Lania Monica • Senin, 5 Mei 2025 | 15:00 WIB

Pasar Kanoman Cirebon (Dok. Instagram @cirebonunited)
Pasar Kanoman Cirebon (Dok. Instagram @cirebonunited)
JawaPos.com - Cirebon tak hanya terkenal dengan kelezatan kulinernya, tapi juga kekayaan pasar tradisional yang penuh warna. Pasar Kanoman salah satu pasar tradisional tertua dan paling ramai di Kota Cirebon. Bukan hanya untuk warga lokal, pasar ini juga menjadi magnet bagi para wisatawan yang ingin berburu oleh-oleh dan mencicipi makanan khas dengan harga bersahabat.

Dilansir dari YouTube Ceritaduakaki, di Pasar Kanoman terdapat deretan pedagang menjajakan aneka kebutuhan pokok, mulai dari sayur mayur, bumbu dapur, hingga jajanan pasar dan makanan khas Cirebon. Salah satu yang menarik perhatian adalah penjual cabai iris—bahan penting untuk sambal nasi jamblang, kuliner legendaris dari kota udang ini.

Tak hanya itu, terdapat beragam jajanan tradisional seperti cenil dan onde-onde yang dibanderol dengan harga murah meriah. Di bagian lain pasar, ada emping nasi yang unik karena rasanya gurih dan manis tanpa rasa pahit, dibanderol mulai dari Rp 16.000 - Rp 18.000 per bungkus.

Beranjak ke dalam pasar, suasana semakin padat dengan berbagai pilihan dagangan seperti tomat, lobak, kelapa untuk santan, dan juga bawang goreng yang cocok dijadikan oleh-oleh. Harga bawang goreng bervariasi, mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 150.000 tergantung berat.

Terdapat toko bernama Kampung Caruban—toko oleh-oleh khas Cirebon yang masih berada di dalam area Pasar Kanoman. Di sini, beragam camilan dan makanan khas ditawarkan seperti manisan mangga, gula batu varian lemon, permen jahe, hingga teh hijau lokal bernama Teh Upet. Ada juga pie mangga—versi lokal dari pie susu Bali—yang dijual sekitar Rp3 4.000.

Bagian menarik lainnya adalah aneka kerupuk dan terasi khas Cirebon. Tersedia kerupuk rajungan, ikan, udang, serta terasi bakar dan terasi rebon dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 7.000. Tak ketinggalan emping mentah dengan varian rasa original dan balado.

Di dalam pasar, terdapat kuliner khas sarapan Cirebon yaitu docang. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, daun singkong, kucai, parutan kelapa, serta siraman kuah daging atau oncom, lengkap dengan taburan kerupuk putih di atasnya. Rasanya gurih, segar, dan cukup ringan untuk dinikmati di pagi hari.

Di dekat toko oleh-oleh, terdapat Toko Manisan Shinta yang menjual manisan kedondong dan snack khas. Salah satu produk menarik adalah sirup Campolay—sirup legendaris Cirebon dengan rasa manis yang tidak menyengat. Varian favorit mereka adalah rasa pisang susu, dibanderol Rp 32.000.

Bagi yang suka Tahu Gejrot, ada namanya Tahu Gejrot Mang Wawan yang legendaris sejak tahun 1990-an. Tahu gejrot di sini terkenal segar dan nikmat, dengan harga Rp 12.000 per porsi. Tersedia juga tahu polos dengan harga Rp 10.000.

Bagi pecinta durian, jangan lewatkan Kabita Es Duren yang masih satu deretan dengan Toko Shinta. Hanya dengan Rp 18.000, pengunjung bisa menikmati es durian dengan satu biji durian utuh, es krim kelapa yang berisi potongan daging kelapa, dan sirup manis yang menambah kelezatan sajian ini.

Dengan beragam kuliner lezat dan oleh-oleh menarik yang ditawarkan, Pasar Kanoman benar-benar menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Cirebon. Suasana pasar yang meriah, harga yang ramah di kantong, dan cita rasa lokal yang otentik menjadikannya pengalaman yang tak terlupakan.

Editor : Candra Mega Sari
#cirebon #oleh-oleh #kuliner #pasar kanoman