JawaPos.com - Cara kamu memperlakukan hewan sebenarnya bisa mencerminkan seperti apa dirimu dalam memperlakukan sesama manusia. Kamu mungkin pernah dengar ungkapan, "Kamu bisa menilai seseorang dari caranya memperlakukan hewan." Nah, psikologi pun mendukung pernyataan ini.
Orang yang baik pada hewan tidak hanya berhenti di memberi makan kucing liar atau mengadopsi anjing terlantar. Jauh lebih dari itu, sikap mereka menyimpan nilai-nilai penting yang menunjukkan karakter sejati.
Psikologi menemukan bahwa ada tujuh perilaku khas yang biasanya dimiliki oleh mereka yang punya hati lembut terhadap hewan. Jika kamu merasa termasuk orang yang peduli pada makhluk berbulu ini, dilansir dari laman Geediting, yuk cek apakah kamu punya salah satu dari sikap-sikap ini.
Baca Juga: 11 Hal yang Membuat Orang Cerdas Langsung Merasa Tidak Nyaman, Menurut Psikologi
1. Kamu Punya Empati yang Tulus
Salah satu ciri utama dari orang yang baik pada hewan adalah empati. Bukan hanya bisa merasakan emosi manusia, tapi kamu juga bisa memahami perasaan hewan. Kamu sadar kalau hewan pun bisa merasakan takut, senang, stres, atau sedih—dan kamu menanggapinya dengan kasih.
Mereka yang penuh empati tahu bahwa kebaikan itu bukan soal membelikan makanan mahal untuk peliharaan. Tapi lebih ke kepekaan saat hewan itu butuh rasa aman, ketika mereka ketakutan, atau saat mereka menunjukkan rasa sayang dengan cara mereka sendiri.
2. Kamu Penuh Kesabaran
Berurusan dengan hewan itu tidak selalu mudah. Mereka punya karakter, trauma, dan kebiasaan yang tidak selalu bisa kamu ubah secepat kilat. Tapi kamu tetap sabar, walau butuh waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan buat membuat mereka percaya.
Kamu tahu bahwa kesabaran bukan hanya soal menunggu. Tapi soal terus mencoba, menunjukkan bahwa mereka aman, dicintai, dan tidak akan ditinggalkan.
3. Kamu Mengerti Arti Komitmen
Mengurus hewan tidak selalu lucu dan menggemaskan. Kadang, kamu harus bangun tengah malam karena mereka sakit, bersihkan kotoran, atau hadapi tingkah mereka yang sulit.
Tapi kamu tidak mundur. Kamu paham bahwa ini bagian dari tanggung jawab. Kamu siap mengorbankan waktu, tenaga, bahkan uang, demi memastikan hewan yang kamu sayangi hidup dengan layak.
4. Kamu Menghargai Semua Bentuk Kehidupan
Kalau kamu baik dengan hewan, besar kemungkinan kamu juga punya rasa hormat yang tinggi pada alam. Kamu sadar bahwa setiap makhluk, sekecil apapun, punya peran penting di ekosistem.
Kamu juga biasanya peduli lingkungan, tidak asal buang sampah, hemat air, dan berusaha hidup lebih berkelanjutan. Karena kamu percaya bahwa semua kehidupan saling terhubung.
5. Kamu Pendengar yang Baik
Orang yang penyayang hewan cenderung peka dan sabar saat mendengarkan orang lain. Kamu bisa hadir tanpa perlu selalu bicara. Kamu menangkap bahasa tubuh, nada suara, dan tanda-tanda kecil yang sering terlewat.
Hewan tidak bisa bicara, tapi kamu belajar mendengar lewat insting dan perasaan. Dan kemampuan ini juga tercermin saat kamu bersama manusia.
6. Kamu Tidak Harus Jadi "Pecinta Hewan" untuk Baik pada Mereka
Menariknya, tidak semua orang yang baik pada hewan itu mengaku pecinta hewan. Mungkin kamu tidak punya peliharaan, atau tidak terlalu nyaman main-main dengan hewan. Tapi kamu tetap memperlakukan mereka dengan hormat dan kasih.
Itu karena kamu paham nilai hidup, entah itu manusia atau hewan. Kamu hidup di saat ini, dan tanggap terhadap kebutuhan makhluk di sekitarmu tanpa syarat.
7. Kebaikan Kamu Menular ke Manusia
Yang menarik, saat kamu baik pada hewan, biasanya kamu juga baik pada manusia. Rasa empati dan hormatmu meluas, tidak terbatas hanya pada makhluk berbulu. Kamu punya lingkaran kasih yang luas.
Seperti kata Einstein, tugas kita adalah memperluas rasa kasih sampai mencakup semua makhluk hidup dan keindahan alam.
Baca Juga: Tidak Bisa Tenang sebelum Rumah Bersih? Ini 8 Ciri Psikologis Paling Umum Menurut Ahli Psikologi
Editor : Candra Mega Sari