Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

5 Alasan Mengapa Pria Lebih Merasakan Sakitnya Putus Cinta Dibandingkan Wanita

Siti Nur Qasanah • Selasa, 18 Februari 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi pria yang baru saja mengalami putus cinta. (Pixabay/Victor UzihBen)
Ilustrasi pria yang baru saja mengalami putus cinta. (Pixabay/Victor UzihBen)

JawaPos.com - Putus cinta adalah pengalaman emosional yang sulit bagi siapa pun, tetapi penelitian menunjukkan bahwa pria sering kali mengalami rasa sakit yang lebih dalam dan berkepanjangan dibandingkan wanita.

Meskipun stereotip yang beredar menggambarkan pria sebagai sosok yang lebih tegar dan tidak terlalu emosional, kenyataannya mereka justru cenderung lebih kesulitan dalam mengatasi perpisahan.

Dilansir dari news18.com, ada berbagai faktor psikologis dan sosial yang membuat pria lebih merasakan dampak emosional dari putus cinta. Dari cara mereka mengekspresikan perasaan hingga keterbatasan sistem pendukung yang mereka miliki, berikut lima alasan utama mengapa pria cenderung lebih terluka setelah hubungan berakhir.

1. Kesulitan Mengekspresikan Perasaan

Pria sering kali kurang terbiasa untuk membahas emosi mereka secara terbuka. Sementara wanita mungkin memiliki jaringan teman dan keluarga untuk meminta dukungan, pria cenderung memendam perasaan mereka. Kurangnya ekspresi emosional ini dapat membuat rasa sakit akibat putus cinta terasa lebih intens.

2. Sistem Dukungan yang Lemah

Tidak seperti wanita, yang sering kali memiliki sistem dukungan emosional yang kuat, pria mungkin tidak memiliki teman dekat atau anggota keluarga yang dapat mereka ajak berbagi emosi. Setelah putus cinta, mereka mungkin merasa terisolasi dan tidak memiliki dukungan yang diperlukan untuk membantu mereka pulih.

3. Kehilangan Identitas

Bagi banyak pria, berakhirnya suatu hubungan dapat terasa seperti kehilangan lebih dari sekadar pasangan; dapat terasa seperti kehilangan sebagian dari diri mereka sendiri. Hal ini dapat menyebabkan rasa hampa, karena mereka berjuang untuk menemukan cara untuk mendapatkan kembali rasa harga diri mereka.

4. Harapan Masyarakat

Masyarakat sering kali menekan pria untuk menjadi kuat dan menangani emosi mereka secara mandiri. Harapan budaya ini dapat membuat pria enggan meminta bantuan selama masa-masa sulit, yang dapat menghambat kemampuan mereka untuk pulih.

5. Reaching Out

Baca Juga: Mengenal 5 Fakta Misterius Aquarius: Zodiak yang Berada di Batas Jenius dan Kegilaan

Dalam beberapa kasus, seorang pria mungkin mencoba untuk tetap berhubungan dengan mantan pasangannya setelah putus cinta, bukan untuk menghidupkan kembali hubungan tersebut tetapi untuk mengatasi tekanan emosionalnya. Itu bisa menjadi tanda bahwa ia merindukan hubungan tersebut dan sedang berjuang untuk mengatasi berakhirnya hubungan tersebut.

Putus cinta dapat memengaruhi pria secara mendalam dan respons emosional mereka berbeda dengan wanita karena ekspektasi masyarakat dan kurangnya sistem pendukung. Penting untuk menyadari bahwa pria, seperti wanita, membutuhkan waktu dan ruang untuk memproses perasaan mereka dan pulih setelah putus cinta.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#perasaan #rasa sakit #Emosional #pria #putus cinta #wanita