Kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel-sel sehat dan memproduksi hormon. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, kolesterol dapat menumpuk di dinding arteri dan menyebabkan aterosklerosis, yakni penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat.
Baca Juga: Mulailah Jalan Kaki Sekarang! Rasakan Manfaatnya untuk Kesehatan Jantung, Kolesterol dan Umur Panjang
Penyebab Kolesterol Tinggi
Melansir dari laman Siloam Hospital, kolesterol tinggi dapat bersifat genetik atau diturunkan dalam keluarga. Namun, faktor gaya hidup juga berperan besar dalam meningkatkan risiko kondisi ini. Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi:
1. Merokok dan Penggunaan Tembakau
Rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.
2. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Alkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida dan merusak hati, yang berperan dalam mengontrol kadar kolesterol.
3. Gaya Hidup Tidak Aktif (Sedentary Lifestyle)
Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan metabolisme lemak menjadi lambat, sehingga kadar kolesterol dalam darah meningkat.
4. Pola Makan Tidak Sehat
Konsumsi makanan tinggi kolesterol, lemak jenuh, dan gula dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah.
5. Obesitas atau Kelebihan Berat Badan
Lemak berlebih dalam tubuh, terutama di area perut, dapat mengganggu metabolisme kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah komplikasi serius. Salah satu cara efektif untuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan mengadopsi pola makan sehat.
Makanan Sehat untuk Menurunkan Kolesterol
Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.
1. Sayuran Hijau
Sayuran seperti bayam, kangkung, dan lobak mengandung lutein dan karotenoid yang dapat mengikat asam empedu, sehingga mengurangi penumpukan kolesterol dalam tubuh.
2. Buah-buahan
Buah-buahan kaya serat seperti apel, alpukat, jeruk, serta buah beri (bluberi, stroberi, anggur) dapat membantu menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL.
3. Ikan Berlemak
Ikan seperti salmon, tuna, sarden, dan ikan kembung kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan mengontrol kadar kolesterol.
4. Biji-bijian Utuh
Gandum, biji bunga matahari, jali, dan chia seed mengandung serat beta-glukan yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus.
5. Kacang-kacangan
Kacang seperti almond, kenari, kedelai, dan edamame mengandung fitosterol yang dapat menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh.
6. Makanan dengan Stanol dan Sterol
Stanol dan sterol adalah senyawa alami yang dapat menghambat penyerapan kolesterol dalam usus. Senyawa ini banyak ditemukan dalam biji-bijian, kacang-kacangan, serta produk olahan seperti margarin, yoghurt, dan jus buah kemasan.
Menjaga kadar kolesterol tetap normal bukan hanya bergantung pada makanan, tetapi juga perlu diimbangi dengan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta mengelola stres dengan baik. Jika kadar kolesterol tetap tinggi meskipun sudah menerapkan pola hidup sehat, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca Juga: 6 Manfaat Serat untuk Kesehatan Pencernaan, Jantung dan Penurunan Berat Badan yang Perlu Anda Ketahui