Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Termasuk Kopi! Ini 5 Makanan dan Minuman yang Ternyata Dapat Mengganggu Konsentrasi

Siti Nur Qasanah • Minggu, 2 Februari 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi kopi hitam
Ilustrasi kopi hitam

JawaPos.com - Kadang-kadang, mempertahankan fokus dalam waktu lama saat mengerjakan tugas sekolah atau pekerjaan bisa menjadi tantangan. Anda mungkin duduk di depan komputer dengan niat menyelesaikan tugas, tetapi akhirnya justru berpindah-pindah di antara banyak tab karena sulit berkonsentrasi pada satu hal.

Kesulitan berkonsentrasi bisa disebabkan oleh kecemasan, depresi, kurang tidur, atau kebosanan. Namun, pola makan juga berpengaruh. Ahli gizi Yaa Boakye mengatakan kepada HuffPost bahwa "Setiap orang bisa bereaksi berbeda terhadap makanan, dan ada kemungkinan faktor kesehatan lain yang berperan".

Dilansir dari HuffPost, berikut adalah beberapa makanan dan minuman ternyata dapat mengganggu konsentrasi, seperti yang dijelaskan oleh para dokter dan ahli gizi berikut ini:

1. Kue Kering dan Roti Putih

Sarapan dengan muffin besar atau roti panggang putih ternyata bukan pilihan terbaik untuk otak. Ahli saraf Dr. Arif Dalvi menjelaskan bahwa karbohidrat sederhana seperti ini dapat meningkatkan gula darah secara drastis, yang kemudian turun dengan cepat dan menyebabkan kesulitan berkonsentrasi.

Boakye menambahkan bahwa meskipun otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi, karbohidrat yang cepat diserap dapat menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Hasilnya? Sulit fokus.

Kabar baiknya, Anda tetap bisa menikmati kue kering atau roti putih tanpa mengganggu produktivitas, asalkan dikombinasikan dengan lemak sehat dan protein. Misalnya, menambahkan alpukat atau salmon asap dapat membantu menjaga kestabilan gula darah.

2. Makanan yang Terlalu Asin

Bukan hanya gula darah, kadar garam yang tinggi juga bisa mempengaruhi fokus. Makanan seperti sup instan, keripik, atau sandwich dengan daging olahan bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Ketika ini terjadi, otak bisa mengalami peradangan ringan yang berakibat pada gangguan ingatan dan konsentrasi jangka pendek. Untuk menghindarinya, batasi konsumsi garam tidak lebih dari 3.400 mg per hari. Ingat juga bahwa sodium bisa tersembunyi dalam berbagai makanan seperti saus salad, bumbu, dan keju olahan.

3. Soda dan Minuman Manis

Banyak orang memilih soda untuk menambah energi, tetapi minuman ini justru bisa berdampak buruk pada fokus. Minuman manis dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, tetapi kemudian turun drastis sehingga menyebabkan gangguan konsentrasi.

Ahli gizi Claire Rifkin menjelaskan bahwa meskipun awalnya gula dalam soda memberi dorongan energi, efeknya hanya sebentar. Setelah kadar gula menurun, justru semakin sulit untuk fokus.

Jika ingin tetap tajam secara mental, Dalvi menyarankan untuk tidak melupakan air putih. Air sangat penting bagi otak karena membentuk sekitar 75% dari massa otak. Bahkan dehidrasi ringan (sekitar 2%) sudah cukup untuk mempengaruhi fungsi otak dan menurunkan konsentrasi.

4. Kopi

Banyak orang mengandalkan kopi untuk meningkatkan fokus, tetapi terlalu banyak kafein justru bisa berakibat sebaliknya.

Menurut Dalvi, efek kopi mengikuti pola kurva U yakni dalam jumlah kecil, kopi bisa membantu meningkatkan kewaspadaan, tetapi jika terlalu banyak, efeknya justru menurun. Kelebihan kafein bisa menyebabkan kegelisahan atau kecemasan, yang pada akhirnya menghambat fokus.

Boakye menambahkan bahwa reaksi terhadap kafein berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang bisa merasa cemas hanya dengan sedikit kopi, sementara yang lain bisa menoleransi lebih banyak.

5. Makanan yang Tidak Cocok dengan Tubuh Anda

Jika makanan tertentu membuat Anda mengalami gangguan pencernaan, maka konsentrasi Anda pasti akan terganggu. Salah satu penyebab paling umum adalah produk susu bagi mereka yang intoleran terhadap laktosa.

Dr. Kevin Cooke menjelaskan bahwa ketika seseorang yang intoleran mengonsumsi produk susu, tubuhnya bisa mengalami reaksi peradangan yang mempengaruhi fungsi otak. Akibatnya, seseorang bisa merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, atau mengalami kebingungan.

Jika sering mengalami gangguan pencernaan setelah makan tetapi tidak yakin penyebabnya, Dalvi menyarankan untuk mencatat makanan yang dikonsumsi dan bagaimana perasaan Anda setelahnya.

Untuk menjaga fokus dan konsentrasi, penting untuk memiliki pola makan yang seimbang. Hindari makanan dan minuman yang bisa menyebabkan naik turunnya gula darah, peradangan, atau gangguan pencernaan.

Sel-sel otak memerlukan energi yang cukup untuk berfungsi dengan baik, jadi jangan biarkan diri Anda kelaparan. Namun, pastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar membantu otak bekerja optimal, bukan justru memperlambatnya.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Kesulitan berkonsentrasi #ahli gizi #minuman #dokter #fokus #mengganggu konsentrasi #makanan