JawaPos.com - Menstruasi adalah proses luruhnya dinding rahim yang disertai keluarnya darah dari vagina. Siklus menstruasi biasanya terjadi setiap 28 hari dan periode menstruasi umumnya terjadi selama 4-8 hari. Meski demikian, ada beberapa wanita yang mengalami menstruasi tidak lancar setiap bulannya.
Menstruasi tidak lancar sering kali menimbulkan rasa khawatir pada sebagian wanita. Kondisi ini dapat berupa siklus menstruasi yang memendek atau memanjang, bahkan tidak terjadi menstruasi sama sekali. Penyebabnya beragam dan mungkin memerlukan penanganan dokter.
Haid tidak teratur adalah saat siklus menstruasi tidak sesuai dengan rentang normal. Contohnya, siklus bisa 25 hari satu bulan, lalu 42 hari bulan berikutnya, dan 45 hari setelahnya. Siklus haid yang normal biasanya antara 21-35 hari. Waktu menstruasi berlangsung sekitar 2-7 hari. Ketidaklancaran haid sering terjadi saat puber dan bisa dipicu oleh kondisi kejiwaan, ketidakseimbangan hormon, atau masalah berat badan.
Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab menstruasi tidak teratur, seperti yang dilansir dari laman Alodokter, antara lain:
1. Menopause
Menopause biasanya ditandai dengan menstruasi yang tidak lancar karena fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
2. Kehamilan
Kehamilan ditandai dengan berhentinya menstruasi, dan jika mengalami hal ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk memastikan kehamilan, melalui tes kehamilan dan USG.
3. Efek Samping Alat Kontrasepsi
Alat kontrasepsi seperti IUD dan pil KB dapat menyebabkan menstruasi tidak lancar. IUD mungkin menyebabkan darah lebih banyak atau nyeri, sedangkan pil KB bisa menghambat ovulasi dan mempengaruhi menstruasi.
4. Pola Hidup
Pola hidup, termasuk olahraga berlebihan dan perubahan berat badan yang drastis, dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur. Stres juga berpengaruh.
5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan menstruasi jarang atau berkepanjangan
6. Masalah pada Tiroid
Masalah tiroid juga dapat mempengaruhi menstruasi. Konsultasikan ke dokter untuk tes kadar hormon tiroid. Gangguan makan, obat-obatan, prolaktin tinggi, dan diabetes juga dapat menjadi penyebab menstruasi tidak lancar.
Haid disebut tidak teratur jika jumlah jeda hari antar waktu menstruasi berubah-ubah, darah yang keluar bervariasi, dan lamanya waktu menstruasi berbeda tiap bulan. Setelah menstruasi pertama, dibutuhkan waktu hingga 2 tahun untuk siklus yang tetap.
Dilansir dari laman Hellosehat.com, untuk mendiagnosis haid tidak teratur, dokter akan mencari tahu berbagai faktor, antara lain:
- Seberapa sering anda berolahraga serta beban tiap latihan
- Gejala yang dirasakan beberapa waktu terakhir saat menstruasi mulai tidak teratur
- Program diet yang sedang dijalani
- Kondisi pikiran dan mental belakangan ini
- Riwayat kesehatan termasuk penyakit yang pernah atau sedang diderita dan obat yang sedang diminum
- Alat kontrasepsi yang sedang digunakan
Tak hanya itu, untuk mencari tahu penyebab haid tidak teratur biasanya dokter juga akan melakukan berbagai pemeriksaan, seperti berikut ini:
- Tes pap (pap smear)
- Pemeriksaan panggul
- Tes kehamilan
- Biopsi endometrium dengan tujuan mendiagnosis endometriosis, ketidakseimbangan hormon, atau sel kanker
- USG panggul untuk memeriksa apakah anda menderita fibroid rahim, polip rahim, atau ovarium
- Tes darah untuk memeriksa kadar hormon tertentu (seperti hormon perangsang tiroid, kortisol, prolaktin, hormon perangsang folikel, dan testosteron)
Dalam mengatasi menstruasi tidak lancar, penting untuk memahami faktor penyebabnya. Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami masalah ini untuk penanganan yang tepat.
Masih dari laman yang sama, berikut adalah beberapa cara mengatasi menstruasi yang tidak teratur, meliputi:
- Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan mengelola stres dengan baik
- Mengganti alat kontrasepsi jika menstruasi tetap tidak lancar setelah 3 bulan
- Mengobati penyakit tiroid atau sindrom ovarium polikistik
- Menjalani konseling jika mengalami stres yang menyebabkan penurunan berat badan drastis
- Memeriksa organ reproduksi secara rutin
Jika tidak menstruasi selama 3 bulan, mengalami perdarahan banyak, atau nyeri parah, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
Editor : Candra Mega Sari