Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Sering Loyo? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Tubuh Mudah Lelah dan Cara Mengatasinya

Nadia Aprilia Kurnia • Minggu, 12 Januari 2025 | 10:30 WIB

Ilustrasi tubuh sering lelah
Ilustrasi tubuh sering lelah
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa tubuh sering lelah secara terus-menerus, meski sudah tidur cukup atau bahkan mencoba beristirahat lebih lama dari biasanya? Melansir dari WebMD, rasa lelah yang dialami sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti berkurangnya energi untuk memulai pekerjaan, mudah mengantuk, sulit berkonsentrasi, hingga kehilangan minat dan motivasi untuk beraktivitas.

Memahami penyebab utama dari rasa lelah ini menjadi langkah pertama yang penting untuk mengatasinya secara efektif. Dikutip dari laman Healthline.com, ada beragam faktor yang menyebabkan tubuh cepat lelah, serta cara efektif untuk mengatasi dan mencegahnya agar tubuh tetap bertenaga.

1. Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi bisa menjadi salah satu penyebab utama kelelahan yang sulit dijelaskan, karena tubuh sangat bergantung pada vitamin dan mineral tertentu untuk berfungsi dengan baik. Kekurangan berbagai vitamin dan mineral penting seperti B2, B3, B5, B6, B9, B12, C, D, serta zat besi dan magnesium bisa membuat tubuh cepat lelah dan lesu.

Jangan anggap remeh tanda-tanda tubuh yang mudah lelah, karena itu bisa jadi pertanda bahwa kamu kekurangan nutrisi. Mengonsumsi vitamin dan mineral yang tepat dapat membantu mengisi kekurangan tersebut, memberikan energi tambahan, dan meningkatkan vitalitas tubuh. Jika kamu mulai merasakan gejala seperti kelelahan berlebihan, pusing, sulit berkonsentrasi, atau mudah terserang penyakit, ini adalah saat yang tepat untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral untuk memulihkan tubuhmu.

2. Kurang Tidur

Tidur berkualitas adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran, kurang tidur bisa menjadi akar masalah bagi kesehatan fisik dan mental, yang berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari. Selama tidur, tubuh melakukan berbagai fungsi vital, seperti memperbaiki jaringan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta mengatur emosi. 

Saat kamu tidur, tubuh tidak hanya beristirahat, tetapi juga melepaskan hormon penting, memperbaiki, dan meregenerasi sel-sel tubuh. Inilah alasan mengapa orang yang mendapatkan tidur berkualitas akan bangun dengan tubuh segar dan penuh energi. Sebaliknya, mereka yang mengalami insomnia atau kekurangan tidur cenderung merasa lelah, baik secara fisik maupun mental.

3. Stress

Terkadang, stres, depresi, atau kecemasan bisa muncul akibat kelelahan kronis. Jika kondisi ini tidak segera diatasi dan kamu terus berada dalam suasana hati yang tertekan sepanjang hari, lama kelamaan kamu mungkin kehilangan minat dalam melakukan aktivitas normal. Hal ini tentu dapat mengganggu keseharianmu.

Stres, depresi, dan kecemasan adalah masalah yang dapat diobati secara medis, baik melalui obat-obatan maupun psikoterapi. Dengan mengelola stres dengan baik dan mencegah kondisi ini berkembang lebih parah, kamu bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih semangat, serta tidak mudah merasa lelah dalam menjalani kegiatan.

4. Pola Makan Tidak Seimbang

Ketidakseimbangan pola makan dapat menjadi salah satu penyebab utama kelelahan, karena tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tepat untuk menjaga energi dan mendukung fungsi metabolisme. Agar tubuh berfungsi optimal, dibutuhkan kombinasi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk mendukung metabolisme seluler serta menghasilkan energi yang dibutuhkan.

Mengonsumsi makanan atau minuman manis bisa menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah, yang kemudian diikuti oleh penurunan tajam yang dikenal dengan sebutan sugar crash. Kondisi ini mengganggu kestabilan energi tubuh, membuat kamu merasa lelah atau lesu setelahnya, dan mempengaruhi kinerja tubuh sepanjang hari.

5. Konsumsi Kafein

Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menjadi salah satu penyebab kelelahan, meskipun sering kali dianggap sebagai cara untuk meningkatkan energi. Kafein bekerja dengan memblokir adenosin, senyawa kimia di otak yang menyebabkan rasa mengantuk, namun ini bisa menghambat kualitas tidurmu.

Mengelola asupan kafein dengan bijak dapat membantu memperbaiki pola tidur, meningkatkan energi, dan mengurangi rasa lelah, sehingga kamu bisa merasa lebih segar dan produktif sepanjang hari. Disarankan untuk membatasi konsumsi kafein tidak lebih dari 400 mg per hari agar tubuh tetap dalam kondisi optimal.

6. Obesitas

Resistensi insulin pada penderita obesitas membuat tubuh kesulitan mengelola kadar gula darah, yang berujung pada penurunan energi secara drastis. Energi yang seharusnya diserap dengan baik dari makanan menjadi tidak optimal, dan metabolisme tubuh yang terhambat menyebabkan tubuh mudah lelah, baik saat melakukan aktivitas maupun bahkan sebelum aktivitas dimulai.

Kelebihan berat badan sering kali dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental, seperti depresi, yang juga menjadi salah satu penyebab utama kelelahan kronis. Oleh karena itu, memprioritaskan gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan memastikan tidur yang cukup merupakan langkah penting untuk mengatasi kelelahan serta mencegah berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan obesitas.

7. Dehidrasi atau Kurang Cairan

Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan energi yang drastis, bahkan membuat kamu cepat merasa lelah tanpa melakukan aktivitas apa pun dan kesulitan berkonsentrasi, kekurangan cairan mempengaruhi metabolisme tubuh, yang bisa membuatmu merasa lesu dan tidak bertenaga. Untuk menjaga energi tetap optimal, penting untuk mencegah dehidrasi dalam tubuh. 

Agar tetap terhidrasi dengan baik, pastikan untuk minum air putih secara teratur, sekitar enam hingga delapan gelas (atau dua liter) setiap hari. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya air, seperti melon, jeruk, mentimun, dan selada, untuk membantu menggantikan cairan yang hilang melalui urin, keringat, tinja, dan pernapasan.

Editor : Candra Mega Sari
#lelah #faktor #cara efektif #penyebab