JawaPos.com – Jatuh cinta sering kali menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup seseorang. Namun, sebaliknya, pengalaman putus cinta bisa menjadi salah satu momen paling sulit yang pernah dialami.
Ketika kamu baru saja memutuskan hubungan dengan pasangan, terutama jika sebelumnya kamu benar-benar mencintainya, masa ini bisa terasa sangat menyakitkan.
Momen pasca-putus cinta memang terasa berat untuk dijalani. Mungkin kamu akan merasakan berbagai emosi yang campur aduk, seperti sedih, kesal, kecewa, marah, menyesal, dan perasaan lainnya. Semua perasaan ini adalah hal yang wajar bagi seseorang yang baru mengalami perpisahan.
Istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan keadaan ini adalah "galau". Merasa galau saat putus cinta adalah hal yang normal, tetapi jika perasaan tersebut terus berlanjut, bisa berdampak negatif bagi kehidupanmu di masa depan.
Oleh karena itu, buat kamu yang baru putus cinta dan sedang berusaha melewati fase sulit ini, cobalah beberapa cara untuk mengatasi rasa sakit tersebut.
Berikut adalah beberapa tips yang dikutip dari seventeen.com (05/11) berdasarkan saran Dr. Torres-Mackie dan Dr. Hafeez.
1. Rasakan Semua Emosi yang Ada
Penting untuk meluapkan, merasakan, dan mengakui apa yang kamu rasakan. Tidak perlu merasa malu atau berlebihan terhadap emosi yang muncul selama proses putus cinta. Beri dirimu kesempatan untuk sepenuhnya memahami apa yang sedang kamu rasakan dan ingatlah bahwa semua emosi yang muncul adalah hal yang normal.
Oleh karena itu, jangan pernah memendam perasaanmu. Sebaliknya, kamu perlu melepaskan dan mengekspresikan emosimu, melalui curhat, menulis jurnal, atau melakukan sesuatu yang kamu sukai.
2. Tetap Bersabar
Perlu diingat bahwa sabar adalah kunci dari keberhasilan. Sama untuk hal ini, kamu perlu bersabar selama proses untuk menyembuhkan diri kamu usai putus cinta, tidak perlu terburu-buru. Kamu memerlukan waktu agar bisa kembali menjadi dirimu sendiri.
3. Sibukkan Diri
Kamu boleh memberikan istirahat untuk diri sendiri. Namun, kamu juga perlu bangkit dan mencoba untuk melakukan berbagai aktivitas positif agar pikiran kamu tidak kembali mengingat dengan hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu.
Baca Juga: 6 Manfaat Konsumsi Salmon: Ikan Super yang Mendukung Kesehatan Jantung, Otak dan Kulit
Lakukan hal-hal berguna yang dapat menyibukkan kamu dan juga pikiran. Dapat dilakukan dari hal kecil, seperti membersihkan kamar, berolahraga, hingga melakukan hobi kamu.
4. Menghabiskan Waktu dengan Orang Tersayang
Menghabiskan waktu bersama orang-orang yang mencintaimu dan menyayangimu akan mengingatkanmu bahwa di dunia ini masih ada orang-orang terdekat yang peduli padamu
Orang-orang terdekat, seperti keluarga atau pun sahabat dapat membuatmu lebih merasa terhibur dan banyak tertawa, sehingga kamu tidak merasa kesepian dan terhindar dari pikiran negatif tentang masa lalu.
5. Mencoba Sesuatu yang Baru
Saatnya untuk menjelajahi lebih banyak tentang dirimu! Mulailah dengan mencari tahu apa yang sebenarnya kamu sukai, kemampuan yang kamu miliki, atau mungkin menjelajahi tempat-tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi. Dengan mencoba hal-hal baru, kamu tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga dapat menemukan kebahagiaan dan tujuan hidup.
6. Berhenti untuk Mengecek Media Sosial Mantan
Mungkin tahap ini adalah yang paling sulit dilakukan. Mengingat mereka adalah seseorang yang pernah memiliki tempat istimewa dalam hidupmu, wajar jika kamu ingin terus mengikuti kehidupan mereka melalui media sosial.
Namun, untuk proses penyembuhan dirimu, penting untuk berhenti mengecek semua akun media sosial mereka. Ini akan membantumu untuk tidak terus-menerus memikirkan mereka dan menghindari perasaan nostalgia yang menyakitkan.. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah