Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

DPUTR Catat 91 Persen Jalan di Kota Cirebon Berkondisi Mantap

Antara • Selasa, 7 April 2026 | 21:54 WIB
Kondisi ruas jalan di Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi ruas jalan di Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon mencatat sekitar 91 persen jalan berada dalam kondisi mantap dari total panjang ruas yang mencapai sekitar 139 kilometer.

Kepala DPUTR Kota Cirebon Rachman mengatakan, data tersebut menjadi acuan dalam menentukan prioritas penanganan infrastruktur jalan di daerah tersebut. Dari total panjang jalan yang ada, sebagian kecil sisanya mengalami kerusakan ringan dan masuk dalam daftar prioritas perbaikan.

”Sebanyak 91 persen jalan dalam kondisi mantap, sisanya rusak ringan dan menjadi prioritas penanganan,” kata Rachman dilansir dari Antara.

Baca Juga: Legislator Jabar Sebut Raperda Pemajuan Kebudayaan Masuk Finalisasi

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan sebagian besar infrastruktur jalan telah berfungsi dengan baik meski masih memerlukan peningkatan kualitas di sejumlah titik. Rachman menuturkan penanganan jalan, dilakukan melalui program pemeliharaan rutin yang dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun.

”Penanganan jalan kami lakukan melalui pemeliharaan rutin, dan itu terus berjalan menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” ujar Rachman.

Selain pemeliharaan, DPUTR kini tengah menyusun perencanaan perbaikan di sejumlah ruas strategis untuk meningkatkan kualitas layanan jalan. Beberapa ruas yang masuk dalam rencana penanganan antara lain Jalan Cipto, Jalan Garuda, Jalan Arya Kemuning, serta Jalan Pancuran.

Baca Juga: Menbud Fadli Zon Ungkap Keunikan Sarkofagus di Situs Cipari Kuningan

Di samping itu, kata dia, perbaikan infrastruktur pendukung seperti drainase juga menjadi bagian dari program yang disiapkan. Sebagian pekerjaan drainase telah berjalan, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap perencanaan dan menunggu finalisasi.

Dalam pelaksanaannya, DPUTR mengakui masih menghadapi keterbatasan anggaran sehingga penanganan dilakukan berdasar skala prioritas. ”Kalau bicara kebutuhan anggaran, untuk penuntasan jalan saja diperkirakan mencapai Rp 80 miliar hingga Rp 100 miliar,” terang Rachman.

Dia menambahkan, jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan anggaran untuk perbaikan drainase, trotoar, maupun jembatan di wilayah tersebut. Salah satu proyek yang masih menjadi perhatian adalah perbaikan Jembatan Cikalong Rinjani, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 15 miliar.

”Dengan berbagai upaya tersebut, kami berharap kondisi infrastruktur jalan di Kota Cirebon dapat terus meningkat dan menunjang mobilitas masyarakat,” ucap Rachman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#infrastruktur #kota cirebon #DPUTR