JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan menyebut sektor peternakan ayam mulai dilirik investor. Salah satunya berupa rencana pembangunan kandang berbasis teknologi oleh PT New Hope Farm Indonesia di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengatakan, program pembangunan kandang ayam tersebut menjadi proyek ketiga perusahaan itu di wilayahnya. ”Pembangunan di Desa Cihirup ini adalah yang ketiga di Kabupaten Kuningan. Sebelumnya sudah ada di Desa Cikeusik dan Panyosogan,” kata Tuti Andriani seperti dilansir dari Antara.
Dia menyampaikan, keberlanjutan investasi tersebut menunjukkan iklim usaha di Kabupaten Kuningan, masih kondusif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Apabila pelayanan dan kondisi daerah tidak mendukung, investor tidak akan kembali menanamkan modalnya.
Meski demikian, Tuti menegaskan, seluruh tahap pembangunan harus memenuhi ketentuan perizinan serta persyaratan teknis sebelum pelaksanaan fisik dimulai. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung investasi yang bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Dia menuturkan setiap investor wajib melengkapi dokumen perizinan yang sah, termasuk dokumen lingkungan seperti analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), pengelolaan limbah, serta pengendalian dampak sosial.
”Walaupun ada dorongan untuk segera membangun, jika persyaratan belum lengkap tetap harus dipenuhi terlebih dahulu,” ujar Tuti Andriani.
Dia juga mengajak masyarakat untuk menyikapi rencana pembangunan tersebut, secara terbuka dan menyampaikan aspirasi melalui mekanisme resmi di tingkat desa dan kecamatan.
Sementara itu, General Manager PT New Hope Farm Indonesia Wu Hui menyampaikan, proyek di Desa Cihirup akan menggunakan sistem kandang tertutup atau closed house berbasis teknologi modern. Total kandang yang akan dibangun sebanyak 20 unit dengan nilai investasi sekitar Rp 150 miliar dan populasi parent stock kurang lebih 160.000 ekor.
Dia memastikan unit yang dibangun merupakan breeding parent stock yang bertujuan mendukung peternak kecil melalui penyediaan bibit ayam berkualitas. Sekaligus diharapkan membuka lapangan kerja dan memperkuat sektor peternakan modern di Kabupaten Kuningan.
”Kami menyediakan bibit ayam berkualitas untuk kelompok-kelompok peternak, sehingga mereka bisa membeli bibit dengan standar mutu yang terjamin,” tutur Wu Hui.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah