Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

TNI AL Pastikan Keberadaan KRI Gadjah Mada di Teluk Cirebon

Antara • Rabu, 22 Januari 2025 | 04:39 WIB
TNI AL melaksanakan kegiatan peringatan Hari Dharma Samudera di Pelabuhan Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
TNI AL melaksanakan kegiatan peringatan Hari Dharma Samudera di Pelabuhan Kota Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma memastikan KRI Gadjah Mada yang tenggelam pada 1947 berada di Teluk Cirebon. Itu setelah dilakukan penyelaman pada peringatan Hari Dharma Samudera 2025.

”Penyelaman ini kami lakukan untuk memastikan bahwa peristiwa tenggelamnya KRI Gadjah Mada benar-benar terjadi. Hasilnya menunjukkan kapal dengan kode lambung GM itu memang berada di lokasi ini,” kata Erwin di Pelabuhan Cirebon seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, sebanyak 46 penyelam sudah dikerahkan untuk menandai lokasi tenggelamnya kapal tersebut. Sekaligus meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pahlawan di masa lalu.

Namun demikian, TNI AL tidak berencana mengangkat bangkai kapal itu. Sebab, ingin menjaga nilai sejarahnya sebagai kenangan abadi perjuangan bangsa.

Menurut dia, KRI Gadjah Mada yang dikomandani Kapten Samadikun, tenggelam dalam salah satu pertempuran laut pada masa perjuangan kemerdekaan dan kini menjadi bukti sejarah penting bagi Indonesia.

”Kapal ini adalah artefak sejarah yang menjadi warisan bagi generasi penerus, sehingga kami memutuskan untuk membiarkannya tetap berada di tempatnya,” ujar Erwin S. Aldedharma.

Selain penyelaman, dia menyampaikan, TNI AL juga menggelar pelayaran gembira menggunakan KRI Patimura dan KRI Barakuda yang melibatkan siswa-siswa dari wilayah sekitar. Pelayaran ini, untuk mengenalkan nilai-nilai sejarah dan perjuangan kemerdekaan, khususnya terkait pertempuran laut yang terjadi di Teluk Cirebon.

Wakasal menegaskan, Hari Dharma Samudera 2025 menjadi ajang untuk mengingatkan masyarakat, tentang pentingnya mempertahankan kedaulatan laut Indonesia, yang selama ini menjadi bagian dari perjuangan bangsa.

”Kebetulan di Cirebon ini ada salah satu peristiwa bersejarah pertempuran laut, yang mana Hari Dharma Samudera itu memang memperingati peristiwa-peristiwa pertempuran laut yang terjadi sejak zaman kemerdekaan,” terang Erwin S. Aldedharma.

Dia menuturkan, peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat pesisir. Misalnya penyaluran bantuan sembako untuk 160 nelayan di laut hingga perbaikan rumah warga dan ruang kelas sekolah oleh TNI AL.

TNI AL juga melaksanakan penanaman mangrove, sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus mencegah abrasi di kawasan pesisir Cirebon.

”Kami juga menyelenggarakan makan siang bergizi untuk mendukung program pemerintah untuk mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan gizi masyarakat,” ucap Erwin S. Aldedharma.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#cirebon #hari dharma samudera #Gadjah Mada #tni al