JawaPos.com–Pindang Gombyang adalah salah satu kuliner tradisional khas dari Indramayu. Hidangan ini tidak hanya populer di kalangan masyarakat lokal, tetapi juga semakin dikenal di berbagai daerah lainnya berkat rasa dan kelezatannya.
Pindang Gombyang terkenal dengan kombinasi rasa asam dan pedas yang segar, yang dihasilkan dari penggunaan bumbu rempah-rempah yang kaya dan ikan segar sebagai bahan utamanya.
Dilansir dari warisanbudayanusantara.com, keunikan Pindang Gombyang terletak pada kuahnya yang kuning cerah dan kaya rempah. Kuah ini terbuat dari campuran berbagai bumbu segar seperti kunyit, lengkuas, serai, dan asam jawa, yang memberikan aroma harum serta rasa yang segar dan gurih.
Selain itu, hidangan ini biasanya menggunakan ikan laut khususnya ikan manyung yang memiliki tekstur daging yang lembut dan sedikit kenyal. Ikan manyung sangat cocok untuk dijadikan bahan utama karena mampu menyerap bumbu dengan baik sehingga setiap memberikan sensasi rasa yang kuat dan nikmat. Dilansir dari Cookpad Bintu Tsaniyah, berikut adalah resep Pindang Gombyang.
Bahan-bahan
- 850 gram ikan manyung/jambal roti, bersihkan
- 1 liter air
- 4 buah tomat hijau, iris (atau 2 tomat merah)
- 5 buah cabai hijau, iris serong
- 15 buah cabai rawit, gunakan utuh
- 1 batang daun bawang, iris serong besar
- 2 sendok makan air asam Jawa
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 2 sendok makan garam
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok the penyedap
Bumbu Halus
- 10 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 4 butir kemiri
- 10 buah cabai merah
- 1 ruas jari kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
Cara Membuat
Bersihkan ikan manyung terlebih dahulu untuk menghilangkan atau mengurangi bau amis. Gunakan dua cara berikut. Rebus ikan yang telah dipotong dan dicuci bersih dengan daun salam dan sedikit garam. Didihkan sesaat lalu buang airnya dan cuci ikannya. Ulangi langkah ini sekali lagi.
Jika bau ikan masih terasa, panaskan teflon dan panggang ikan sesaat hingga aromanya pas. Setelah ikan siap, persiapkan bahan-bahan lainnya.
Tumis bumbu halus, serai, dan daun salam hingga harum. Tambahkan air, gula, garam, penyedap, tomat, dan air asam jawa. Aduk merata dan masak hingga mendidih.
Koreksi rasa. Jika sudah pas, masukkan ikan. Masak hingga matang dan bumbu meresap. Lalu tambahkan cabai rawit dan daun bawang. Setelah cabai rawit layu, matikan kompor. Pindang Gombyang siap disajikan. Sebaiknya disajikan selagi hangat.
Pindang Gombyang bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga merupakan simbol dari kekayaan budaya kuliner Sunda yang telah diwariskan turun-temurun. Bagi masyarakat pesisir, masakan ini memiliki makna lebih, karena mengingatkan akan kekayaan laut dan hasil bumi yang mereka dapatkan setiap hari.
Bagi yang belum pernah mencoba, sajian ini bisa menjadi pengalaman kuliner yang menyegarkan dan memuaskan, terutama bagi mereka yang menyukai masakan berkuah dengan cita rasa yang kuat.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah