Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Menjelajah Talaga Langit: Perpaduan Alam, Horor, dan Kesenangan dalam Satu Tempat Wisata di Cirebon

Lania Monica • Rabu, 7 Mei 2025 | 13:00 WIB

Talaga Langit Cirebon (Dok. Travel Diva)
Talaga Langit Cirebon (Dok. Travel Diva)
JawaPos.com - Objek wisata Talaga Langit yang berlokasi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menawarkan pengalaman berwisata yang unik dan cukup lengkap bagi para pengunjung. Tempat ini milik Kang Ujang Bustomi, sosok yang sudah dikenal luas di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang mengikuti dunia spiritual dan mistis.

Dilansir dari YouTube Ay00 Dolan, untuk masuk ke Talaga Langit, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp 15.000 saat weekdays dan Rp 20.000 saat weekend. Jam operasionalnya dimulai dari pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore. Objek wisata ini memiliki luas sekitar 7 hektare dan menghadirkan banyak wahana yang bisa dieksplorasi oleh para wisatawan, dari yang seram hingga yang menyenangkan untuk keluarga.

Salah satu daya tarik yang cukup mencolok di Talaga Langit adalah Museum Dukun Santet. Begitu masuk ke kawasan museum, pengunjung langsung disambut oleh deretan pilar bergambar pocong dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Di sepanjang tembok museum, terlihat mural-mural berisi lukisan berbagai macam hantu seperti kuntilanak merah, putih, hingga tuyul.

Tak hanya itu, patung-patung hantu juga menghiasi area ini, termasuk boneka-boneka mistis yang menggantung di sana-sini, menyesuaikan dengan tema "dukun santet" yang identik dengan media perantara berupa boneka. Nuansa yang sengaja dibuat seram ini diperkuat oleh suasana sekitar yang agak sepi dan gelap.

Bahkan, terdapat pula kata-kata ikonik dari Kang Ujang seperti "setan belek kepret" serta pesan moral seperti "perbaiki salat dan perbanyak selawat" yang ditulis di beberapa sudut museum. Namun, dari pengamatan pengunjung, museum ini terlihat agak kurang terawat, mungkin karena memang jarang dikunjungi oleh wisatawan umum yang lebih tertarik ke wahana lain.

Setelah menjelajahi area museum, pengunjung bisa melanjutkan ke berbagai wahana lain di Talaga Langit, seperti kolam renang, taman bermain anak, area glamping, jembatan kaca, hingga spot-spot untuk bersantai. Beberapa jembatan di kawasan ini cukup menarik perhatian, salah satunya memiliki desain yang menyerupai jembatan Golden Gate di San Fransisco atau Jembatan Ampera di Palembang.

Jembatan kaca yang ada di Talaga Langit ini juga menjadi spot favorit untuk berfoto karena dari atasnya bisa terlihat keseluruhan area yang luas. Area glamping di tempat ini dihargai sekitar Rp 500.000 per malam dan memberikan pengalaman menginap yang unik dengan pemandangan langsung ke alam terbuka.

Yang menarik, Talaga Langit juga menyediakan banyak tempat makan di hampir setiap sudut wahananya, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir soal konsumsi. Untuk anak-anak, tersedia wahana mandi bola, trampolin, serta rumah kelinci, meskipun saat itu beberapa kelinci terlihat tidak berada di tempat.

Di bagian paling ujung dari area wisata, terdapat gazebo-gazebo yang bisa digunakan untuk berteduh saat cuaca panas, serta fasilitas toilet dan kolam renang gratis lainnya. Seluruh pengalaman wisata ini membuat Talaga Langit menjadi destinasi rekreasi yang menarik di Cirebon, cocok untuk keluarga maupun anak muda yang mencari sensasi berbeda, baik dari sisi hiburan, spot foto, hingga sentuhan horor yang tak biasa.

Editor : Candra Mega Sari
#cirebon #tempat wisata #talaga langit