JawaPos.com–Menikmati keindahan alam sambil bersantap makanan Indonesia dengan hamparan sawah sejauh mata memandang, kini bisa pengunjung rasakan di Cirebon. Tempat makan yang menggunakan ornamen-ornamen tradisional Bali itu bernama Kampung Sabin.
Kampung Sabin berada di Kawasan Kota Baru Keandra, Jalan Nyi Ageng Serang, Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Sebelum masuk ke Kampung Sabin, pengunjung harus membayar tiket Rp 30.000 per orang.
Buka Senin - Jumat pukul 10.00 – 18.00 dan Sabtu - Minggu pukul 08.00 – 20.00 WIB. Pengunjung akan disuguhkan bangunan gapura dan halaman dengan tulisan Kampung Sabin. Sepanjang jalan menuju saung juga terdapat ornamen kain hitam putih khas Bali.
Berada di tengah hamparan sawah menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang menginginkan sensasi makan dengan pemandangan alam hijau. Pengunjung dapat merasakan makan di saung tengah sawah.
Kampung Sabin menyediakan hidangan-hidangan otentik khas Indonesia, mulai dari nasi liwet, sate kambing, dan lain-lain. Berbagai minuman juga tersaji yang dapat melengkapi hidangan nikmat pengunjung.
Memiliki spot-spot yang estetika juga menambah daya tarik pengunjung yang ingin bersua foto untuk diunggah ke laman media sosial. Waktu terbaik untuk dapat pemandangan hamparan sawah adalah ketika musim panen. Selain pemandangan sawah, dari Kampung Sabin, pengunjung dapat melihat siluet gunung dengan bunga matahari di beberapa titik jalan menuju saung.
Bila ingin tidak terlalu terik dan panas akibat sinar matahari, pengunjung dapat datang saat menjelang sore hari. Para pengunjung biasa datang di sore hari agar dapat melihat dan merasakan suasana matahari terbenam di tengah hamparan sawah.
Berkunjung ramai-ramai bersama sanak saudara atau teman-teman juga tidak perlu khawatir, karena Kampung Sabin menyediakan reservasi. Parkiran yang luas, toilet, dan musala fasilitas bagi para pengunjung.
Ingin mendapatkan foto-foto terbaik? Kampung Sabin juga menyediakan jasa fotografer yang siap memotret momen berharga para pengunjung di Kampung Sabin. Merasakan berada di Bali tanpa harus ke Bali? Kampung Sabin, jawabannya.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah