Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Kenali 9 Manfaat Berjalan Mundur, Salah Satunya untuk Memperbaiki Postur Tubuh

Rabbany Wanadriani • Jumat, 25 Juli 2025 | 08:58 WIB
Ilustrasi berjalan mundur. (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi berjalan mundur. (Pexels/Andrea Piacquadio)

JawaPos.com – Berjalan mundur atau retro walking adalah salah satu bentuk olahraga yang ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Gerakan ini memberi tantangan baru bagi tubuh dan otak, sehingga sering dimanfaatkan dalam terapi fisik maupun proses rehabilitasi.

Dikutip dari NDTV, berikut sembilan manfaat utama yang bisa Anda peroleh dari rutin berjalan mundur.

1. Menajamkan Keseimbangan dan Koordinasi

Berjalan mundur memaksa otak dan tubuh untuk bekerja secara sinkron dengan cara yang tidak biasa, sehingga mampu meningkatkan koordinasi neuromuskular.

Seiring waktu, hal ini berkontribusi dalam mengurangi risiko jatuh, khususnya pada orang lanjut usia, serta meningkatkan kestabilan secara keseluruhan.

2. Menguatkan Otot Kaki

Tidak seperti berjalan biasa, berjalan mundur mengaktifkan kelompok otot yang berbeda, seperti betis, paha depan, dan paha belakang.

Latihan ini memberikan beban lebih pada tubuh bagian bawah, yang pada akhirnya meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot.

Hasilnya, performa fisik, baik dalam olahraga maupun aktivitas harian, bisa jadi lebih optimal.

3. Meredakan Nyeri Lutut dan Beban Sendi

Menariknya, berjalan mundur justru bisa mengurangi tekanan pada area lutut.

Dengan memindahkan beban dari tempurung lutut, latihan ini sangat bermanfaat bagi mereka yang mengalami nyeri lutut atau sedang dalam masa pemulihan dari cedera.

4. Menunjang Kebugaran Jantung dan Paru

Karena gerakannya yang tidak biasa dan melibatkan lebih banyak otot, berjalan mundur mampu meningkatkan detak jantung lebih cepat dibanding berjalan biasa.

Hal ini berdampak positif pada daya tahan kardiovaskular, memperlancar sirkulasi darah, serta mendukung kesehatan jantung dengan cara yang efisien.

5. Membantu Pembakaran Kalori Lebih Cepat

Dibandingkan dengan berjalan maju, berjalan mundur memerlukan energi dan konsentrasi lebih besar, sehingga kalori yang terbakar pun lebih banyak dalam waktu yang sama.

Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif, aktivitas ini dapat menunjang penurunan berat badan dan kesehatan metabolisme.

6. Menstimulasi Otak dan Fokus Mental

Gerakan berjalan mundur menantang pikiran Anda untuk tetap waspada dan mampu mengatur gerak motorik yang lebih kompleks.

Latihan ini tidak hanya melatih tubuh, tetapi juga merangsang otak, seperti meningkatkan memori, kesadaran ruang, dan kecepatan reaksi.

7. Memperbaiki Postur Tubuh

Banyak orang cenderung membungkuk saat berjalan. Berjalan mundur secara alami mendorong tubuh untuk tegak, melibatkan otot inti, dan menjaga kesejajaran tulang belakang.

Jika dilakukan secara teratur, ini bisa membantu memperbaiki postur tubuh serta meredakan ketegangan pada punggung.

8. Meningkatkan Performa Atletik

Bagi atlet, latihan ini bisa mendongkrak kelincahan, kekuatan otot kaki, dan keseimbangan gerak otot.

Berjalan mundur melatih kelompok otot yang jarang dipakai dalam gerakan ke depan, sehingga bisa mencegah cedera dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai cabang olahraga seperti lari, basket, hingga bela diri.

9. Mendukung Rehabilitasi Cedera

Dalam dunia terapi, berjalan mundur sering dimanfaatkan untuk pemulihan setelah operasi atau cedera, terutama pada bagian tungkai bawah.

Latihan ini memberikan cara yang lebih aman untuk memulihkan kekuatan, meningkatkan mobilitas, dan menjaga stabilitas sendi tanpa membebani area yang sedang dalam proses penyembuhan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kesehatan #berjalan mundur #manfaat