Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Mengenal Brain Freeze: Fenomena Sakit Kepala Usai Makan Es, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Amanda Zakiya Mufidatul Khoiroh • Senin, 10 Februari 2025 | 07:00 WIB

Ilustrasi otak yang terkena brain freeze. (freepik/freepik.com)
Ilustrasi otak yang terkena brain freeze. (freepik/freepik.com)

JawaPos.com - Brain freeze atau otak beku merupakan kondisi di mana seseorang mengalami sakit kepala hebat setelah mengonsumsi minuman dingin dengan cepat. Fenomena ini lebih sering dialami oleh individu yang memiliki riwayat migrain.

Ketika suhu udara meningkat, menikmati minuman dingin atau es krim memang terasa menyegarkan. Namun, tanpa disadari, konsumsi yang terlalu cepat dapat memicu brain freeze, yang menimbulkan sensasi nyeri mendadak di kepala.

Kondisi ini, yang juga dikenal sebagai ice cream headache, terjadi akibat paparan makanan atau minuman dingin pada langit-langit mulut. Perubahan suhu yang tiba-tiba ini memicu reaksi saraf yang menyebabkan rasa sakit, terutama saat cuaca sangat panas.

Dilansir dari laman halodoc.combrain freeze ternyata tidak hanya terjadi karena makan es krim atau minuman dingin. 

Baca Juga: 7 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasak dengan Aluminium Foil, Sebabkan Penyakit Neurodegeneratif?

Dwayne Godwin, Ph. D dari Wake Forest Baptist Medical Center menjelaskan bahwa brain freeze dapat disebabkan oleh berbagai rangsangan dingin yang bersentuhan dengan dinding belakang faring atau langit-langit mulut.

Mulut memiliki banyak pembuluh darah, termasuk lidah. Ini menjelaskan mengapa suhu tubuh bisa diukur dengan termometer yang dimasukkan ke mulut. Ketika ada benda dingin yang bersentuhan dengan langit-langit mulut, suhu yang drastis berubah akan merangsang saraf untuk melebarkan pembuluh darah agar darah kembali ke area tersebut dan menghangatkannya.

Otak tidak bisa merasakan sakit karena neuron yang ada, melainkan rasa sakit dirasakan oleh meninges, reseptor berada di luar lapisan pelindung otak. Ketika darah dari arteri karotoid internal didinginkan oleh rangsangan dingin, terjadi pertemuan dengan arteri cerebral anterior, yang dapat memicu rasa nyeri hebat.

Aliran darah yang meningkat membuat tekanan pada saraf otak dan melepaskan hormon prostaglandin yang menyebabkan rasa sakit. Mengonsumsi minuman dingin dengan cepat tidak memberi waktu bagi mulut untuk menyerap suhu dingin secara optimal.

Baca Juga: Love Language yang Diinginkan Para Pemilik Zodiak Gemini, Libra, dan Aquarius

Lalu bagaimana cara mengatasi brain freeze? Dilansir dari laman alodokter, brain freeze dapat diatasi tanpa pengobatan medis tertentu dan biasanya hilang dalam 30–60 detik setelah menelan makanan atau minuman dingin. Anda bisa menempelkan lidah ke langit-langit mulut untuk menghangatkan area tersebut agar sensasi itu hilang.

Untuk mencegah brain freeze, coba makan es krim atau minuman dingin secara perlahan. Penting juga untuk minum air putih dan menyikat gigi setelahnya agar sisa es krim tidak merusak gigi.

Meskipun brain freeze biasanya tidak berbahaya, jika terjadi lebih darilima menit disertai jantung berdebar, pusing, atau sesak napas, segera periksakan diri ke dokter.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#sakit kepala #ice cream headache #minuman dingin #es #otak beku #brain freeze