Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu sejak Awal untuk Penanganan yang Tepat sebelum Terlambat

Alfi Yuda • Kamis, 16 Januari 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi orang yang menderita penyakit usus buntu. Ilustrasi mengalami penyakit usus buntu. (Dok. Freepik/ freepic.diller)
Ilustrasi orang yang menderita penyakit usus buntu. Ilustrasi mengalami penyakit usus buntu. (Dok. Freepik/ freepic.diller)

JawaPos.com - Kondisi sakit perut yang terasa menusuk di sisi bawah kanan sering dianggap sebagai tanda pasti penyakit usus buntu atau apendisitis. Kenyataannya, ciri ini tidak selalu menunjukkan adanya apendisitis.

Penyakit Usus buntu atau yang dikenal juga dengan apendisitis adalah peradangan pada organ kecil yang disebut apendiks. Dilansir laman webmd.com, apendiks sendiri terletak di bagian awal usus besar dan berbentuk seperti kantong kecil dengan panjang sekitar 5-10 cm.

Fungsi apendiks masih menjadi bahan perdebatan, ada beberapa teori yang mengungkapkan bahwa organ ini mungkin berperan sebagai tempat penyimpanan bakteri baik dalam tubuh.

Ada juga pandangan yang mengatakan bahwa apendiks membantu menjaga kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh, terutama pada anak-anak.

Masalah pada apendiks bisa menyebabkan rasa sakit yang cukup parah dan mengganggu kenyamanan tubuh. Penyakit usus buntu terjadi ketika saluran pada apendiks tersumbat, yang memicu perkembangan bakteri di dalamnya. Bakteri yang terperangkap akan menyebabkan apendiks membengkak, meradang, bahkan bernanah.

Menurut informasi dari Mayo Clinic, penyakit usus buntu bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, meskipun lebih sering dialami oleh orang yang berusia antara 10 hingga 30 tahun.

Karena usus buntu merupakan kondisi darurat, penanganan medis harus segera dilakukan. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengenali ciri-ciri penyakit usus buntu sejak awal.

Ciri-ciri penyakit usus buntu bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada faktor seperti lokasi usus buntu, usia, dan posisi tubuh. Ada beberapa tanda umum yang sering muncul pada penderita radang usus buntu.

Berikut adalah ciri-ciri yang bisa dirasakan ketika seseorang mengalami penyakit usus buntu:

1. Nyeri mendadak di bagian bawah kanan perut.

2. Nyeri yang awalnya muncul di sekitar pusar, lalu berpindah ke perut bagian kanan bawah.

3. Nyeri yang semakin parah saat batuk, berjalan, atau melakukan gerakan lainnya.

4. Mual dan muntah.

5. Kehilangan nafsu makan.

6. Demam ringan yang bisa semakin buruk seiring berjalannya waktu.

7. Bisa mengalami sembelit atau diare.

8. Perut terasa kembung.

Lokasi nyeri bisa bervariasi, tergantung pada usia dan posisi usus buntu pada tubuh seseorang. Bahaya terbesar dari penyakit ini adalah apendiks yang bisa pecah, yang menyebabkan gejala-gejala lebih serius. 

Jika apendiks pecah, berikut adalah ciri-cirinya:

1. Nyeri yang semakin parah dan menyebar ke seluruh perut.

2. Suhu tubuh yang tiba-tiba meningkat, sering kali lebih dari 38 derajat Celcius, disertai dengan rasa menggigil.

3. Mual dan muntah yang lebih sering terjadi sebelum dan setelah pecahnya apendiks.

4. Perut terlihat bengkak, terasa penuh, atau kencang karena penumpukan gas dan cairan.

5. Pembengkakan atau nyeri yang semakin hebat di sekitar perut, yang bisa menunjukkan infeksi.

6. Tubuh terasa lemah dan sangat lelah, menandakan infeksi serius.

Baca Juga: 5 Tanda Perempuan Red Flag yang Berpotensi Selingkuh: Kenali Lebih Awal agar Terhindar dari Kegagalan Hubungan

Pada orang dewasa, ciri awal penakit usus buntu sering dimulai dengan rasa kram ringan di perut bagian atas atau sekitar pusar, yang kemudian pindah ke bagian kanan bawah perut.

Nyeri ini biasanya muncul tiba-tiba dan semakin parah saat bergerak atau batuk.

Berbeda dengan sakit perut biasa, nyeri ini bisa terus memburuk dalam beberapa jam hingga mengganggu tidur.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#apendiks #penyakit #Apendisitis #usus buntu