JawaPos.com - Salah satu tren yang populer di TikTok pada 2025 adalah No Buy Challenge. Tren ini mungkin terdengar menantang, terutama bagi mereka yang gemar berbelanja, tapi ternyata memiliki banyak manfaat.
Tren No Buy Challenge 2025 yang sedang viral di TikTok telah menarik perhatian banyak orang, terutama bagi mereka yang mulai menyadari pentingnya pengelolaan keuangan dan konsumsi yang bijak.
Dengan tantangan ini, semakin banyak pengguna TikTok yang berkomitmen untuk tidak membeli barang-barang baru sepanjang tahun 2025, kecuali untuk kebutuhan yang mendesak. Lalu, apa itu No Buy Challenge dan bagaimana penerapannya? berikut ulasannya yang dikutip dari InStyle, Rabu (15/1).
Apa Itu No Buy Challenge?
Awalnya, tantangan No Buy Challenge dimulai sebagai eksperimen blog untuk mengatur anggaran dan berbelanja dengan bijak. Seiring berjalannya waktu, tantangan ini semakin populer di media sosial, terutama di TikTok dan Reddit.
Di TikTok, banyak kreator membagikan rencana mereka untuk No Buy Challenge 2025, salah satunya adalah Rebecca Sowden. Dari video yang diunggah, dia menjelaskan aturan yang dia buat untuk tren ini mendapat perhatian besar, dengan 2,6 juta tayangan dan lebih dari 200.000 likes. Sowden juga mengatur anggaran mingguan untuk transportasi, makanan, dan belanja, serta melarang diri menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran sehari-hari.
Sederhananya, tantangan yang viral di TikTok ini mengajak orang untuk mengurangi pengeluaran, terutama untuk barang-barang yang kurang penting atau mendesak, seperti pakaian, kosmetik, dan barang lainnya, yang bisa ditunda pembeliannya.
Tren ini mulai populer setelah banyak pengguna TikTok berbagi rencana dan aturan mereka terkait No Buy Challenge. Melansir laman AP News, Rabu (15/1) tagar #nobuy telah mencapai lebih dari 12.000 postingan.
Manfaat dari Tren No Buy Challenge
Tren No Buy Challenge ini memiliki manfaat untuk menghemat pengeluaran dan mengurangi konsumsi berlebihan. Dengan mengurangi pembelian barang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan, uang tersebut bisa dialokasikan untuk membayar hutang atau menabung.
Keuntungan lainnya adalah membantu lingkungan dan meningkatkan kesehatan mental. Dengan tidak membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan, seseorang dapat merasa lebih tenang dan tidak tertekan oleh budaya konsumtif.
Bagi banyak orang, tren No Buy Challenge bukan hanya tentang menghemat uang, tetapi juga tentang menjalani gaya hidup yang lebih mindful dan sadar akan konsumsi.
Editor : Candra Mega Sari