Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Ancaman Nyata bagi Kesehatan: Inilah 4 Bahaya Konsumsi Makanan dan Minuman yang Mengandung Mikroplastik

Mohammad Haekal Hafiz • Selasa, 7 Januari 2025 | 09:17 WIB

Bahaya mengkonsumsi minuman dan makanan yang mengandung mikroplastik
Bahaya mengkonsumsi minuman dan makanan yang mengandung mikroplastik
JawaPos.com - Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang dapat mencemari lingkungan juga dapat membahayakan kesehatan pada manusia. Mikroplastik bisa masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan serta dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kandungan bahan kimia pada mikroplastik ternyata dapat masuk ke tubuh melalui kulit.

Ada dua jenis mikroplastik yaitu primer dan mikroplastik sekunder. Mikroplastik primer sengaja dibuat untuk produk seperti sabun, deterjen, kosmetik, dan pakaian. Meskipun demikian, mikroplastik sekunder berasal dari sampah plastik sekali pakai.

Di Indonesia mikroplastik dapat ditemukan di perairan laut, sedimen sungai, terumbu karang, dan bahkan dalam perut ikan. Karena sangat sulit untuk terurai, partikel plastik kecil sangat mudah mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan bagi manusia.

Dilansir dari laman The New England Journal of Medicine, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mikroplastik memasuki tubuh manusia melalui konsumsi, inhalasi, dan paparan kulit di tempat mereka sedang berinteraksi dengan jaringan dan organ.

Tak heran akun Instagram @selamilaut juga ikut menyuarakan keras terhadap peredaran makanan atau minuman yang biasa dikonsumsi, terutama pada kalangan anak-anak.

Selain itu, laman World Economic Forum menjelaskan bahwa mikroplastik tak hanya mengancam kehidupan laut, tetapi juga manusia yang telah ditemukan pada bahan makanan seperti madu, teh, gula, serta pada buah dan sayuran.

Dilansir dari laman Klikdokter.com, bahaya mikroplastik yang masuk ke dalam tubuh melalui kulit, udara, ataupun makanan dan minuman tidak boleh diabaikan. Berikut adalah beberapa bahaya mikroplastik bagi kesehatan manusia.

1. Mengganggu Fungsi Imun

Mengganggu sistem kekebalan tubuh atau imun pada manusia adalah salah satu risiko mikroplastik. Partikel ini ternyata dapat mengubah DNA, menyebabkan stres oksidatif, serta meningkatkan kemungkinan tubuh terkena penyakit. Dampak parak bagi manusia juga mencakup gangguan sistem saraf, yang dapat meningkatkan risiko kanker.

2. Gangguan Endokrin

Ternyata kandungan Bisphenol A (BPA) pada produk plastik dapat memengaruhi fungsi hormon alami manusia. Hal ini dapat berdampak negatif pada saluran reproduksi, kualitas sperma, dan kuantitasnya. Selain itu, para peneliti menemukan jenis plastik BPA yang paling berbahaya pada urine remaja. Plastik BPA sangat mengganggu keseimbangan hormon, serta mengurangi kadar testosteron janin.

Selain itu hal ini juga dapat menyebabkan pembentukan penis dan testis yang tidak sempurna. Akibatnya, testis tidak dapat turun sepenuhnya ke buah zakar, dan penis lebih kecil daripada sebelumnya.

3. Mengubah Protein Khusus dalam Darah

Seorang peneliti asal India telah menemukan bahwa mikroplastik itu ternyata memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan partikel darah. Karena mereka mengubah protein darah penting seperti albumin, globulin, dan fibrinogen, bahan tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.

4. Polusi Bahan Makanan

Jika mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang dikonsumsi, efek ekstremnya menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, imunitas tubuh yang menurun, gangguan metabolisme, kanker, dan terakhir jantung dan stroke.

Itulah beberapa bahaya mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung mikroplastik bagi kesehatan tubuh. Tidak bisa dipungkiri bahwa paparan mikroplastik memang sulit untuk dihindari sepenuhnya. Mengurangi plastik sekali pakai merupakan salah satu cara untuk mengurangi paparan mikroplastik. Untuk memulainya, kita bisa membiasakan diri membawa botol minuman pribadi saat bepergian.

 

Editor : Candra Mega Sari
#kesehatan #minuman #mikroplastik #bahaya #makanan