Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Hari AIDS Sedunia 2024: Mari Bersama Putus Rantai Penularan HIV/AIDS, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Candra Mega Sari • Minggu, 1 Desember 2024 | 16:15 WIB

Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember
Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember
JawaPos.com - Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran, solidaritas, dan dukungan terhadap individu yang hidup dengan HIV/AIDS.

Tahun ini, Hari AIDS Sedunia 2024 mengangkat tema "Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa" yang menyoroti pentingnya kesetaraan dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan yang seringkali menghadapi stigma dan diskriminasi.

Dengan meningkatkan kesadaran dan dukungan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi semua orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Secara umum, Human Immunodeficiency Virus atau HIV merupakan tahap awal dari dari penyakit AIDS. HIV akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga daya tahan tubuh pasien akan melemah dan rentan diserang berbagai penyakit.

Apabila tidak mendapatkan penanganan yang cepat, HIV akan berkembang menjadi AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome. Pasien yang terpapar AIDS akan mengalami kondisi dimana tubuh tidak mampu melawan infeksi yang ditimbulkan. Dengan kata lain AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV.

Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui berbagai penyebab dan pencegahan HIV/AIDS. Hal ini dilakukan agar kita dapat melakukan tindakan preventif dan menjauhi segala hal yang dapat membuat kita terpapar HIV/AIDS.

Faktor Risiko HIV/AIDS

Proses penularan HIV/AIDS dibagi menjadi 2 jalur, yaitu cairan kelamin dan juga darah. Sehingga faktor risiko dari HIV/AIDS tidak bisa dipisahkan dari kedua hal tersebut, di antaranya adalah:

1. Berganti-ganti pasangan dan berhubungan seksual melalui dubur atau anus tanpa menggunakan kondom.

2. Menggunakan jarum suntik secara bersamaan.

3. Penularan HIV/AIDS dari ibu hamil ke janin melalui plasenta.

4. Mendapatkan suntikan, transfusi darah atau prosedur medis lainnya yang tidak steril atau tidak dilakukan dengan profesional.

Cara Mencegah HIV/AIDS

Setelah mengetahui berbagai faktor risiko HIV/AIDS, kita juga perlu tahu bagaimana cara mencegah HIV/AIDS yang benar, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Setia dan menghindari berganti-ganti pasangan.

2. Hindari penggunaan segala jenis narkotika, terutama yang melalui jarum suntik.

3. Melakukan edukasi terkait penularan hingga pengobatan HIV/AIDS kepada masyarakat, agar proses penularan tidak terus berlanjut.

Dengan mengetahui berbagai faktor risiko dan cara mencegah HIV/AIDS di atas, diharapkan masyarakat dapat lebih teredukasi dan penularan HIV/AIDS dapat dihentikan.

Tidak perlu malu dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala HIV/AIDS seperti pembengkakan kelenjar getah bening di beberapa bagian tubuh hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, agar bisa mendapatkan penanganan secara tepat dari tenaga kesehatan.

Selain itu, kita juga perlu mengingat bahwa stigma dan diskriminasi masih menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS. Dengan menyebarkan informasi yang akurat dan menumbuhkan sikap empati, kita dapat membantu mengurangi stigma dan menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Mari kita jadikan Hari AIDS Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam memerangi HIV/AIDS. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua orang.

Editor : Candra Mega Sari
#cara mencegah #hiv/aids #hari aids sedunia