Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

10 Film yang Menggambarkan Kecemasan dengan Realistis, Salah Satunya Inside Out, Sudah Pernah Nonton?

Arsyad Dena Mukhtarom • Selasa, 19 November 2024 | 23:30 WIB
Poster Inside Out 2 dan Black Swan
Poster Inside Out 2 dan Black Swan

JawaPos.com - Kecemasan adalah perasaan yang sering kita alami, namun sulit untuk dijelaskan. Untungnya, beberapa film berhasil menggambarkan kecemasan dengan cara yang realistis, membuat kita merasa lebih dimengerti. Bahkan, film ini tidak hanya cocok untuk mereka yang mengalaminya, tetapi juga untuk semua orang yang ingin memahami lebih dalam tentang perasaan yang satu ini.

Salah satu hal yang menarik adalah bagaimana film-film ini menunjukkan karakter yang berfungsi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, meski sedang berjuang dengan gangguan kecemasan. Hal ini bisa membuat kita merasa lebih diterima, seolah-olah kita bukan satu-satunya yang merasakannya. Ini bukan hanya tentang menghibur, tetapi juga memberikan pemahaman lebih tentang kondisi yang sering disalahpahami.

Dilansir dari verywellmind.com pada Selasa (19/11), berikut ini sepuluh film yang dengan jujur menggambarkan kecemasan, dari animasi ramah anak hingga thriller psikologis.

1. Aquamarine

Di balik kesan pertama yang tampak ceria tentang putri duyung, Aquamarine justru membawa penonton menyelami perasaan kecemasan yang mendalam. Karakter Claire, yang diperankan dengan sangat ekspresif, merasakan kecemasan luar biasa ketika sahabatnya harus pindah jauh.

"Pengalaman saya dengan GAD mirip dengan Claire—dia adalah pemikir yang terlalu banyak berpikir dan sangat cemas dalam situasi sosial yang tidak nyaman," kata Maddi, seorang pengamat film.

Kecemasan Claire semakin intens ketika dia dihadapkan pada situasi yang berhubungan dengan trauma masa kecilnya, seperti ancaman seorang pengganggu yang akan mendorongnya ke kolam renang.

2. Annie Hall

Annie Hall, film garapan Woody Allen, menggali kedalaman hubungan modern antara Alvy Singer dan Annie Hall. Alvy menghadapi kecemasan yang mengganggu kehidupannya, dengan salah satu adegan ikonik menunjukkan bagaimana dia tidak bisa makan sampai rasa cemasnya mereda.

"Saya dulu tidak bisa memahami masalah saya, tapi setelah menonton adegan ini, saya menyadari bahwa ini bukan masalah yang saya alami sendiri," kata Marianna, seorang pengamat yang merasa terhubung dengan film ini.

Dr. Zucker menambahkan bahwa meskipun banyak film menggambarkan GAD secara berlebihan, karya Woody Allen sering kali berhasil menangkap realitas gangguan kecemasan dengan lebih akurat.

3. Black Swan

Black Swan adalah thriller psikologis yang mengisahkan Nina, seorang balerina yang obsesi terhadap kesempurnaan membuatnya terperangkap dalam kecemasan dan ketakutan.

Baca Juga: Sering Bingung Apakah Kamu Sedang Mengalami Kecemasan atau Ketakutan? Simak Perbedaan Keduanya di Sini

"Sebagian besar waktu, saya berusaha menjadi sempurna dan merasa kesulitan ketika itu tidak tercapai," ujar Ana, yang merasa film ini sangat menggambarkan kecemasannya tentang performa di tempat kerja dan kehidupan pribadinya.

Film ini menunjukkan bagaimana tekanan untuk menjadi sempurna dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang secara mendalam.

4. Inside Out 2

Di sekuel Inside Out, kita melihat Riley memasuki masa remaja, di mana kecemasan menjadi emosi baru yang sangat nyata. Film ini menggambarkan bagaimana kekhawatiran dan keraguan yang muncul dalam diri Riley akhirnya mengarah pada serangan panik pertama.

"Saya tahu perasaan itu secara mendalam," kata Jenny.

Ia mengungkapkan bagaimana film ini membuatnya menangis saat melihat bagaimana kecemasan digambarkan bukan sebagai musuh, melainkan bagian dari diri Riley yang harus diterima.

"Saya butuh film seperti ini di masa kecil," tambahnya, merujuk pada pentingnya menerima kecemasan daripada menghindarinya.

5. Eighth Grade

Eighth Grade adalah film coming-of-age yang mengikuti Kayla, seorang remaja yang canggung dan introvert saat menjelang akhir sekolah menengah pertama. Dalam salah satu adegannya, Kayla menggambarkan perasaan cemas yang terus-menerus mengganggunya, bahkan ketika dia tidak melakukan apa-apa.

"Saya ingat saat saya di kelas delapan, dan terkadang bahkan sampai sekarang, merasa seperti yang dia rasakan sepanjang film," kata Sarah, yang merasa sangat terhubung dengan karakter Kayla.

Perasaan kecemasan yang terus-menerus ini, terutama mengenai apa yang orang lain pikirkan tentangnya, adalah gambaran nyata dari kecemasan sosial yang banyak dialami remaja.

6. Whiplash

Whiplash mengisahkan hubungan intens antara Andrew, seorang pemain drum jazz muda yang ambisius, dan instruktur musiknya yang sangat menuntut. Meskipun film ini tidak secara eksplisit menyebutkan bahwa tindakan Andrew berkaitan dengan kecemasan, Isaac merasa bahwa perjuangan Andrew untuk meraih kesuksesan sangat mirip dengan pengalaman gangguan kecemasan umum (GAD) yang ia alami.

"Kerusakan fisik dan emosional yang dia alami sangat beresonansi dengan saya karena saya merasa terdorong oleh kebutuhan yang sama untuk selalu unggul," kata Isaac.

Baca Juga: Stop Begadang! Inilah 7 Dampak Buruk Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Andrew mengorbankan banyak hal, bahkan tangannya berdarah saat berusaha untuk meningkatkan kemampuannya, yang mencerminkan kritik batinnya yang tak ada habisnya—suara yang terus-menerus memberi tahu bahwa dia tidak cukup baik.

7. Good Will Hunting

Dalam Good Will Hunting, Will Hunting adalah seorang pemuda jenius yang bekerja sebagai petugas kebersihan di MIT. Setelah tertangkap karena masalah hukum, ia diwajibkan untuk mengikuti terapi, di mana ia mulai mengungkapkan ketakutannya terhadap masa depan dan kecenderungannya untuk menjauhkan diri dari orang-orang.

Sydney merasa sangat terhubung dengan karakter Will, terutama dalam hubungannya dengan kecemasan sosial. "Seperti Will, saya kesulitan untuk menurunkan pertahanan diri saya, takut akan terluka jika membiarkan orang lain masuk," ujar Sydney.

Film ini menggambarkan bagaimana kecemasan bisa mempengaruhi hubungan interpersonal dan cara kita menghadapi dunia.

8. Mean Girls

Mean Girls mengikuti Cady yang baru pindah ke sebuah sekolah menengah di Illinois dan harus beradaptasi dengan dinamika sosial yang penuh tekanan. Julia merasa sangat terhubung dengan kecemasan sosial yang dialami Cady, terutama saat berusaha untuk diterima dan memiliki teman.

"Kecemasan untuk diterima dan memiliki teman, merasa bahwa itu adalah satu-satunya hal yang penting di dunia, sangat mirip dengan yang saya rasakan di sekolah menengah dan perguruan tinggi," kata Julia.

Film ini menggambarkan betapa kuatnya tekanan sosial yang bisa memicu kecemasan dan membuat seseorang melakukan hal-hal yang biasanya tidak dilakukan demi mendapatkan pengakuan.

9. Silver Linings Playbook

Pat, seorang pria yang baru saja didiagnosis dengan gangguan bipolar dan baru saja keluar dari rumah sakit jiwa. Ia membentuk hubungan unik dengan Tiffany, seorang wanita yang juga berjuang dengan kesehatan mentalnya.

Meskipun Pat tidak secara langsung berurusan dengan kecemasan, penonton merasa ada satu adegan yang sangat relatable, yaitu ketika Pat menolak untuk meminum obat yang diberikan kepadanya.

"Secara realistis, ini mungkin sering terjadi pada orang dengan kecemasan yang kesulitan menerima kenyataan bahwa mereka mungkin membutuhkan obat," kata Allie.

Film ini menggambarkan dinamika yang sering terjadi dalam perjalanan mengelola kecemasan, termasuk tantangan untuk menerima perawatan medis.

Baca Juga: Mengenal 7 Manfaat Luar Biasa dari Melon Madu untuk Kesehatan Tulang, Kulit dan Fungsi Tubuh

10. It's Kind of a Funny Story

It's Kind of a Funny Story menceritakan kisah Craig, seorang remaja berusia 16 tahun yang berjuang dengan kecemasan dan depresi, yang memutuskan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit jiwa.

Hannah merasa film ini menggambarkan kecemasan secara akurat, terutama dalam menggambarkan bagaimana pikiran yang berlomba-lomba bisa mengacaukan persepsi kita terhadap realitas.

"Film ini sangat tepat dalam menggambarkan bagaimana GAD menciptakan pikiran yang terus-menerus berpacu dan merusak persepsi kita tentang kenyataan," kata Hannah.

Film ini juga menunjukkan bagaimana kecemasan dapat membuat kepala kita merasa seperti tempat yang tidak aman, menggambarkan perjuangan batin yang sering kali sulit dimengerti oleh orang lain.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#film yang menggambarkan kecemasan