JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menyebar ratusan personel untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan terutama pada ruas jalur arteri menuju pusat kota tersebut selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, pengerahan personel tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya pada 13-25 Maret 2026.
”Kami menyiapkan 420 peronel, kemudian didukung personel dari instansi lainnya sehingga jumlahnya menjadi sekitar 700 personel,” kata Eko Iskandar seperti dilansir dari Antara.
Baca Juga: KAI Sebut Ada 171 Perjalanan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Polresta saat ini telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan, terutama pada jalur arteri yang menjadi akses utama menuju pusat Kota Cirebon. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Jalan Raya Tengah Tani di perbatasan Kabupaten dan Kota Cirebon, yang dikenal sebagai sentra kuliner serta kerap dipadati pengunjung.
Kondisi itu, kata dia, dapat menyebabkan penyempitan jalur yang berpotensi memicu kemacetan kendaraan di jalur arteri tersebut.
”Kami sudah mengecek titik yang berpotensi menjadi trouble spot pada saat nanti arus mudik maupun arus balik Lebaran,” ujar Eko Iskandar.
Baca Juga: Astra Tol Cipali: Arus Kendaraan Naik 19,9 Persen Jelang Mudik Lebaran
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihaknya menempatkan personel di sepanjang jalur tersebut mulai dari perbatasan wilayah Kabupaten Cirebon hingga Bundaran Kedawung dengan sistem kanalisasi serta pagar betis.
Dia menyampaikan selain kawasan Tengah Tani, petugas memetakan sejumlah titik lain yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan, seperti kawasan Pilang, Kedawung, serta jalur Brigjen Dharsono yang memiliki banyak persimpangan dan lampu lalu lintas.
”Kami pun mencegah kendaraan-kendaraan ini yang masih parkir di badan jalan, sehingga ini nanti menjadi penyempitan, bottleneck dan menyebabkan kemacetan,” tutur Eko Iskandar.
Selain menyiagakan personel, Polres Cirebon Kota menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di beberapa titik strategis untuk mendukung kelancaran arus mudik.
”Kami mengedepankan sinergisitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Eko Iskandar.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah