Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Presiden Prabowo dan Bill Gates Bahas Penguatan Filantropi Lewat Danantara Trust Fund

Fawwaz Ralli Perdana • Kamis, 8 Mei 2025 | 16:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tokoh filantropi dunia Bill Gates di Istana Merdeka. (Dok. setneg.go.id).
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tokoh filantropi dunia Bill Gates di Istana Merdeka. (Dok. setneg.go.id).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5/2025). Pertemuan ini menandai langkah strategis Indonesia dalam memperkuat kolaborasi global di bidang filantropi dan pembangunan sosial.

Dilansir dari setneg.go.id, salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan Danantara Trust Fund, sebuah inisiatif baru dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang bertujuan untuk mendanai berbagai program sosial berkelanjutan di Indonesia. Program ini mencakup sektor pendidikan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa dana awal sebesar USD 100 juta akan dialokasikan pada awal tahun pembentukan. Target ambisius ditetapkan, yakni mengumpulkan hingga USD 1 miliar dalam waktu lima hingga enam tahun mendatang.

"Kalau kami lihat, kami sudah running number-nya. Kita akan taruh dulu USD 100 juta, dan kita prediksi bisa mencapai USD 1 miliar dalam beberapa tahun," ujar Rosan kepada media.

Menurut Rosan, pihaknya telah melakukan pembahasan intensif dengan Gates Foundation terkait kemungkinan dukungan pendanaan bersama. Gates Foundation diharapkan ikut menanamkan dana dan memperluas dampak dari program filantropi ini.

"Kolaborasi ini sudah kami bicarakan, dan kita tawarkan Gates Foundation untuk menjadi mitra strategis di Danantara Trust Fund," jelas Rosan.

Lebih lanjut, Rosan menekankan bahwa kehadiran Gates Foundation sebagai mitra akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dengan pihak Indonesia, tetapi juga dengan filantropis dari negara-negara lain di kawasan ASEAN dan dunia.

"Tujuan akhirnya adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat kegiatan filantropi kawasan. Ini akan memberikan dampak positif yang besar dan jangka panjang," tegasnya.

BPI Danantara juga berencana mengintegrasikan program ini dengan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) yang dimiliki oleh berbagai BUMN. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan program sosial yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

"Kita ingin CSR punya dampak yang nyata dan tidak bersifat sementara. Harus terstruktur dan memberikan manfaat yang konsisten bagi masyarakat," ucap Rosan.

Proses pembentukan kerja sama kini tengah berlangsung, dengan dua perwakilan dari Gates Foundation telah ditunjuk untuk mendalami aspek teknis pelaksanaan. Diskusi lebih lanjut akan difokuskan pada mekanisme transparansi dan akuntabilitas program.

Rosan menyatakan bahwa transparansi adalah kunci utama keberhasilan Danantara Trust Fund. Program ini nantinya dapat diawasi oleh media dan publik secara terbuka, sesuai dengan standar internasional pengelolaan dana sosial.

"Kita ingin semua bisa dipantau oleh media. Kita ingin program ini terbuka, akuntabel, dan mampu menarik kepercayaan dari semua pihak, baik di dalam maupun luar negeri," tambah Rosan.

Dilansir dari setneg.go.id, inisiatif ini menjadi bagian dari strategi besar Presiden Prabowo dalam membangun kemitraan global yang mendukung pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Presiden Prabowo #bill gates #filantropi #Danantara Trust Fund