
JawaPos.com–Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cirebon mengerahkan lima unit armada untuk menangani kebakaran gudang instalasi PDAM di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, pada Selasa (14/4) siang.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkar Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan, menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung mengirimkan armada ke lokasi kejadian.
”Setelah menerima laporan, kami mengerahkan lima unit armada dari beberapa pos untuk melakukan pemadaman,” kata Eno Sujana dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, objek yang terbakar merupakan gudang instalasi PDAM yang berisi berbagai peralatan. Api cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam bangunan tersebut.
Menurut dia, material yang terbakar didominasi pipa serta tumpukan kayu yang berada di dalam gudang, sehingga menyulitkan proses pemadaman pada tahap awal.
”Material yang terbakar berupa pipa dan tumpukan kayu. Selain itu ada dua unit mobil, yakni pikap L300 dan Suzuki Ertiga, serta satu unit motor yang ikut terbakar,” ujar Eno Sujana.
Eno menuturkan, proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, karena petugas harus memastikan api tidak merambat ke permukiman warga yang berada dekat dengan lokasi kejadian. Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru dari sisa material yang masih panas.
Dia menambahkan, hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena kondisi api sudah dalam keadaan besar saat petugas tiba di lokasi.
”Api dapat dipadamkan pukul 14.00 WIB. Kami belum mengetahui penyebab pasti kebakaran karena saat datang api sudah membesar,” terang Eno Sujana.






