Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Mengenal Sedekah Bumi, Tradisi Syukur yang Hidup dalam Masyarakat

Rafael Milliano • Minggu, 6 Oktober 2024 | 14:45 WIB
Tradisi Sedekah Bumi. (indramayukab.go.id)
Tradisi Sedekah Bumi. (indramayukab.go.id)

JawaPos.com–Cirebon dan sekitarnya memiliki banyak sekali tradisi-tradisi masyarakat yang masih dilakukan hingga saat ini. Tradisi-tradisi ini membuat Cirebon menjadi kota wisata yang wajib untuk dikunjungi selain wisata alam yang tidak kalah menarik untuk dinikmati.

Salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Cirebon adalah tradisi sedekah bumi. Dilansir dari indramayukab.go.id, tradisi Sedekah Bumi sudah dilakukan nenek moyang sejak dulu. Jadi, tradisi ritual ini dilakukan masyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi sendiri dilakukan oleh hampir setiap desa di daerah Cirebon dan sekitarnya. Upacara adat ini dipimpin para pemuka masyarakat dan tokoh-tokoh agama yang memiliki hubungan dengan keraton.

Upacara diawali dengan adanya pengambilan ikan dari balong milik keraton dari beberapa daerah oleh Ki Penghulu dan Ki Jeneng. Setelah selesai, Ki Penghulu dan Ki Jeneng yang terpilih ini ditetapkan untuk hari pelaksanaan sedekah bumi serta hari pelaksanaan nya sendiri.

Setelah ditetapkan hari pelaksanaan tersebut, para pemuka adat akan menjadi wakil dari masyarakat untuk mengirimkan Gelondong Pengareng-areng yang dikumpulkan masyarakat kepada para pemuka adat.

Gelondong Pengareng-areng adalah sebutan untuk menyerahkan secara sukarela hasil-hasil yang didapatkan masyarakat dari hasil usaha. Biasanya bisa berupa hasil bumi dari hasil pertanian. Bahkan terdapat juga seserahan berupa hasil ternak maupun tangkapan-tangkapan ikan.

Tradisi ini mengajarkan untuk senantiasa bersyukur dengan diberinya banyak kenikmatan yang sudah didapatkan masyarakat. Mulai dari sumber makanan dan kehidupan masyarakat.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#cirebon #tradisi #sedekah bumi