Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Jangan Berlebihan! Ini 5 Bahaya Terlalu Banyak Makan Brokoli bagi Kesehatan

Rabbany Wanadriani • Jumat, 22 Mei 2026 | 22:09 WIB
Ilustrasi brokoli (Pexels)
Ilustrasi brokoli (Pexels)

JawaPos.com - Tahukah Anda bahwa pola makan berpengaruh besar terhadap jumlah gas dalam pencernaan? Mengonsumsi makanan tertentu secara berlebihan bahkan dapat memperparah gejalanya, termasuk brokoli.

Di balik kandungan nutrisinya yang melimpah dan manfaatnya yang baik untuk tubuh, brokoli ternyata menyimpan efek samping jika dikonsumsi terlalu sering atau setiap hari.

Untuk menghindari efek negatif tersebut, porsi ideal yang dianjurkan adalah satu sampai dua cangkir brokoli matang per hari, idealnya diolah dengan cara dikukus.

Melansir dari Healthshots, ada lima efek samping bagi kesehatan yang dapat timbul akibat konsumsi brokoli yang berlebihan.

Baca Juga: 5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak, Bantu Tingkatkan Fokus dan Cegah Pikun!

1. Memengaruhi Kadar Tiroid

Brokoli memengaruhi fungsi kelenjar tiroid karena bersifat goitrogen, zat kimia yang menekan fungsi kelenjar tiroid.

Zat kimia ini mengganggu yodium dalam tubuh Anda sehingga menyebabkan kelenjar tiroid membesar dan mengakibatkan gondok.

Brokoli juga bisa membuat Anda mengalami masalah seperti kenaikan berat badan, kelelahan, rambut rontok, dan wajah bengkak.

2. Masalah Lambung

Hal lain yang dapat terjadi jika terlalu banyak mengonsumsi brokoli adalah masalah pencernaan.

Brokoli bisa menyebabkan masalah pencernaan serta kembung pada beberapa orang karena satu sayuran silangan yang dapat menyebabkan gas. 

3. Iritasi Usus

Alasan lain mengapa Anda harus menghindari makan terlalu banyak brokoli adalah masalah pada pergerakan usus.

Brokoli kaya akan serat yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Jika Anda makan terlalu banyak serat, maka tubuh Anda tidak menghasilkan cukup enzim untuk mencernanya sehingga mengalami iritasi usus.

4. Kemungkinan Terjadinya Stroke Iskemik

Brokoli juga memiliki beberapa efek samping lainnya. Jika tidak dimasak dengan benar, kandungan isoflavon di dalamnya akan meningkat sehingga meningkatkan risiko stroke iskemik, terutama pada wanita.

Stroke iskemik yang umum terjadi adalah ketika gumpalan darah menyumbat arteri yang menuju ke otak.

Hal ini mengganggu aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan otak.

5. Mengganggu Pengobatan Tertentu

Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah harus memperhatikan asupan brokoli mereka.

Berdasarkan penelitian, brokoli mengandung vitamin K dan itu dapat memengaruhi efektivitas obat.

Baca Juga: 4 Makanan Sehari-hari yang Ampuh Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi

Editor : Candra Mega Sari
#kesehatan #brokoli #efek samping #bahaya